Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang kembali membuka ruang bagi mahasiswanya untuk menunjukkan kreativitas. Kali ini Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNWIRA menggelar “Drama and Arts Performance 2.0 – Shining of Us” yang merupakan pementasan seni dan drama mahasiswa.
Pementasan bertema “The Dilemma Between Loyalty and Personal Desire” tersebut berlangsung di aula St. Maria Immaculata kampus Penfui pada Rabu (21/2). Terdapat dua macam drama yang dipentaskan, yakni drama tradisional berjudul “Lake Nggerang” dan drama modern bertajuk “The Necklace”.
Dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK, Sekretaris Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Aplonia N. Ke Lomi, S.Pd., M.Pd., sekaligus sutradara pementasan menuturkan bahwa tujuan penyelenggaraan pementasan itu ialah untuk mewadahi bakat dan talenta para mahasiswa.
Miss Lony sapaan akrabnya, mengaku bahwa pementasan ini merupakan inisiasi dari project mata kuliah Basic Dramatic Study bagi mahasiswa semester VI, di mana para mahasiswa diwajibkan untuk membuat project learning pada akhir semester. Dan hasilnya, mereka mementaskan pertunjukan tersebut sebagai output dari project yang dimaksudkan.
Sementara menyangkut pemilihan tema, Miss Lony menyebut bahwa tema yang diangkat berkaitan dengan bagaimana cara manusia mengekspresikan personal desire (keinginan pribadi) walaupun ada banyak konflik yang mungkin terjadi, di mana saat itu manusia akan diuji loyalitasnya. Miss Lony juga berharap bahwa para mahasiswa yang tampil pada pementasan ini tidak sekadar tampil semata, melainkan benar-benar merasa memiliki acara tersebut.
Wakil Rektor III UNWIRA, Drs. Rodriques Servatius, M.Si dalam sambutannya mengapresiasi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang telah melakukan pertunjukan tersebut. Ia berharap bahwa hal itu dapat ditiru oleh program studi yang lain, sehingga dapat membangkitkan talenta para mahasiswa lainnya. Ia juga mengatakan bahwa kegiatan seperti itu dapat membantu kampus dan program studi untuk membentuk karakter mahasiswa menjadi proaktif dan otonom sehingga dapat merancang masa depan yang lebih tepat.
Turut hadir dalam pementasan tersebut, sejumlah siswa dari SMA Katolik St. Karolus, SMA Katolik St. Arnoldus Janssen, dan SMKS Tecmatik Plus Kupang, yang turut mengisi acara dengan modern dance, story telling, dan traditional dance.














