Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK menggelar acara Viral NTT dengan tema “Paus Fransiskus dan Legacy yang Membumi” yang menghadirkan dua narasumber yaitu Romo Dr. Leo Mali, Pr, sebagai Pengajar Filsafat di UNWIRA Kupang, dan Drs. Herman Yosep Utan, L.Ph selaku tokoh umat sekaligus Dosen STIPAS Keuskupan Agung Kupang. Acara Viral NTT berlangsung pada Sabtu, (26/4/2025), di Studio Radio TIRILOLOK.
Paus Fransiskus, yang lahir pada (17/12/1936) di Argentina, menjadi pemimpin tertinggi Gereja Katolik sejak 2013 dan dikenal luas atas kepeduliannya terhadap isu-isu sosial. Paus Fransiskus wafat pada usia 88 tahun, Senin, (21/4/2025), di kediamannya, Casa Santa Marta, Vatikan.
Dalam dialog interaktif, Pengajar Filsafat UNWIRA Kupang, Romo Dr. Leo Mali menekankan karakter spiritual Paus Fransiskus yang kuat, dengan kecerdasan batin yang memungkinkan kemampuan untuk berempati, dan mengambil sikap tegas secara spiritual. Sosok Paus Fransiskus dinilai mampu menempatkan diri secara tepat dalam dinamika iman dan kehidupan umat.
Sementara itu, Dosen STIPAS Keuskupan Agung Kupang, Drs. Herman Yosep Utan mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya pemimpin Gereja Katolik.
Dosen STIPAS Keuskupan Agung Kupang mencermati momen kepergian Paus Fransiskus yang terjadi sehari setelah perayaan Paskah, yang dianggapnya sebagai peristiwa sarat makna dan belasungkawa.
Keteladanan hidup, iman yang kuat, dan kepemimpinan yang menyentuh gereja universal menjadi alasan utama kekaguman yang mendalam terhadap sosok Paus Fransiskus.
Paus Fransiskus tercatat sebagai pemimpin Gereja Katolik pertama yang berasal dari Amerika Latin.














