Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Istri Gubernur Nusa Tenggara Timur, Ny. Mindriyati Astiningsih, dan Istri Wakil Gubernur, Ny. Vera Christina Sirait, bersama para anggota Tim Penggerak PKK Provinsi NTT, mengadakan kunjungan ke SMAK Giovanni Kupang pada Kamis (13/3/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi terkait pencegahan kekerasan seksual berbasis online yang marak terjadi di lingkungan sekolah. Selain itu pada kesempatan ini, Ny. Mindriyati Astiningsih dan Ny. Vera Christina Sirait juga memberikan pil penambah darah kepada 30 siswi di SMAK Giovanni.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi NTT, Ruth Laiskodat, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo.
Acara diawali dengan penyambutan hangat dari pihak sekolah, yang mencakup tarian tradisional Wande Pau dari Ende serta prosesi pengalungan oleh Kepala Sekolah SMAK Giovanni, Romo Stefanus Mau.
Dalam sambutannya, Ny. Mindriyati Astiningsih menegaskan bahwa sosialisasi mengenai kekerasan seksual berbasis online sangat penting dilakukan. Ia menyoroti bahwa kasus-kasus kekerasan seksual berbasis digital semakin meningkat, terutama di kalangan anak muda yang rentan terhadap kejahatan ini. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para siswa dapat memahami bahaya yang mengintai dan lebih bijak serta berhati-hati dalam menggunakan media digital.
Dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK, Kepala Sekolah SMAK Giovanni, Romo Stefanus Mau, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Ketua Tim Penggerak PKK atas kunjungannya ke SMAK Giovanni Kupang. Ia menyebut kunjungan ini sebagai bentuk kepedulian dan perhatian dari pemerintah terhadap SMAK Giovanni, yang merupakan salah satu SMA swasta dengan jumlah siswa terbanyak di Kota Kupang. Ia juga menyatakan bahwa sejak sekolah ini berdiri, ini menjadi momen pertama Istri Gubernur dan Istri Wakil Gubernur mengunjungi SMAK Giovanni.
Lebih lanjut, Romo Stef menekankan bahwa perhatian terhadap kesehatan fisik dan mental para siswa merupakan hal yang sangat penting. Menurutnya, kesehatan yang baik akan mendukung proses belajar siswa dan berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan. Ia juga menambahkan bahwa tagline “Ayo Bangun NTT” yang dicanangkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur, serta tagline Dinas Pendidikan “Ayo Bangun NTT dari Sekolah,” sangat relevan, terutama dalam konteks menjaga kesehatan fisik dan mental peserta didik.
Saat ini, SMAK Giovanni telah menjalin kerja sama dengan Puskesmas Pasir Panjang. Setiap bulan, pihak Puskesmas mengunjungi sekolah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan memberikan vitamin kepada para siswa.
Di akhir wawancara, Romo Stef berharap agar pemerintah terus memberikan edukasi kepada para peserta didik terkait kesehatan, baik kesehatan fisik maupun mental. Ia juga menegaskan bahwa SMAK Giovanni selalu membuka ruang dan kesempatan bagi berbagai kegiatan edukasi dan pembinaan demi meningkatkan kualitas pendidikan serta kesejahteraan siswa.














