Masa Tenang Dimulai setelah Debat Paslon Wali Kota Kupang

Debat Ke - 3 Kelima Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang menggelar Debat Ke-3 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang di Hotel Aston Kupang pada Sabtu (23/11/2024). Debat ke-3 mengusung tema “Pemerintahan Kota Kupang yang Berintegritas, Berkeadilan Sosial, dan Inklusif.”

Debat dibuka oleh Ketua KPU Kota Kupang, Ismael Manoe, yang menyampaikan bahwa masyarakat menginginkan kehidupan yang nyaman di kota. Kenyamanan tersebut dapat diukur dengan beberapa indikator, seperti penegakan hukum, keadilan, dan kesetaraan. Kota Kupang juga harus berkembang menjadi jasa yang dapat menarik investor, sehingga iklim investasi yang kondusif perlu dijaga. Melalui debat ke-3, diharapkan masyarakat dapat menilai pasangan calon yang dapat menciptakan pemerintahan yang berintegritas, berkeadilan sosial, dan inklusif.

Setiap pasangan calon (Paslon) menyampaikan visi dan misi mereka sesuai tema debat:

Pasangan nomor 1, Alexander Foenay dan Isyak Nuka dengan tagline “Asik”. Alexander Foenay menjanjikan pemerintahan Kota Kupang yang berintegritas sesuai dengan amanat Permenpan-RB Nomor 38 Tahun 2017. Mereka menekankan pentingnya sikap jujur, adil, dan bertanggung jawab, serta konsistensi dalam menjalankan kekuasaan untuk kepentingan publik. Paket ASIK juga menjamin transparansi dalam perencanaan, pengambilan keputusan, dan pengelolaan keuangan daerah melalui laporan publik dan platform digital.

Paket “Sahabat” yang diusung oleh Jonas Salean dan Aloysius Sukardan, nomor urut 2, mengusung pemerintahan yang bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme. Jonas Salean menjelaskan pemerintahan yang berkeadilan sosial dapat menyediakan hak-hak dasar warga kota seperti kesehatan, pendidikan, dan perumahan. Pemerintahan yang inklusif adalah yang menghargai perbedaan dan keragaman yang ada.

Pasangan nomor urut 3, George M. Hadjoh dan Theodora Ewalde Taek dengan tagline “Gacor”, menekankan pentingnya hukum sebagai pelita moral yang menerangi pemerintah dan masyarakat Kota Kupang. Mereka berkomitmen untuk menegakkan hukum secara adil tanpa pilih kasih dan memperkuat Peraturan Daerah (Perda) untuk memajukan kota yang beradab.

Pasangan nomor urut 4, Jefri Riwu Kore dan Lusia Adinda Lebu Raya dengan paket “Gass”. Jefri Riwu Kore menyampaikan bahwa mereka tidak hanya calon pemimpin, tetapi juga bagian dari masyarakat yang memiliki mimpi dan harapan yang besar untuk Kota Kupang. Mereka berkomitmen untuk membangun kota yang lebih maju, adil, dan inklusif.

Paket “CS’an” yang diusung oleh dr. Christian Widodo dan Serena Cosgrova Francis, nomor urut 5, dr. Christian Widodo mengungkapkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mengelola keuangan daerah. Mereka juga mengusulkan peningkatan rasio kemandirian daerah dan inovasi dalam mengoptimalkan sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Masa tenang yang berlangsung mulai tanggal (24 -26/11/2024).