Mentari Hadir di NTT Membangun Kemandirian Energi untuk Desa

NTT Jadi Contoh Kembangkan Energi Bersih untuk Keberlanjutan.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Pada Selasa, (11/3/2025), di Hotel Harper Kupang, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Mekiades Laka Lena, hadir dalam pelaksanaan Program Menuju Transisi Energi Rendah Karbon Indonesia (Mentari).

Program Mentari merupakan kerja sama antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia dan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), bersama Tim Pilar Proyek Demonstrasi serta Tim Pilar Kolaborasi, Peningkatan Kapasitas, dan Berjejaring MENTARI, turut serta dalam acara Sharing Session Listrik Desa dan Konsultasi Publik mengenai Rancangan Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Provinsi NTT.

Acara yang mengusung tema “Membangun Swasembada Energi Bersih dari Desa”, bertujuan untuk membahas pemodelan Rencana Umum Energi Daerah (RUED) dan meninjau draft RUED Provinsi NTT.

Kegiatan Sharing Session Listrik Desa dan Konsultasi Publik dibuka oleh Gubernur NTT.
Dalam sambutannya, Emanuel Mekiades Laka Lena, menyampaikan bahwa NTT memiliki potensi sumber daya energi terbarukan yang luar biasa, seperti panas bumi, tenaga angin, energi surya, tenaga air, arus laut, hingga biomassa. Semua potensi tersebut membuka peluang besar untuk mendorong transisi energi yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Gubernur NTT menegaskan, upaya yang sejalan dengan amanat Pasal 33 Ayat (4) Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan, bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Energi Baru Terbarukan (EBT) menjadi solusi untuk tantangan energi di masa depan, mengingat energi fosil yang semakin terbatas dan menghasilkan emisi gas rumah kaca. EBT lebih ramah lingkungan dan memiliki potensi besar bagi keberlanjutan energi.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sahid Junaidi, S.Kom., M.M juga mengatakan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan energi yang lebih baik bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur. Beliau berharap forum Sharing Session Listrik Desa dan Konsultasi Publik dapat menghasilkan pemikiran yang konstruktif untuk implementasi RUED yang mendukung transisi energi di NTT.

Kegiatan Sharing Session Listrik Desa dan Konsultasi Publik atas RUED berlangsung selama dua hari.