Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Segenap Civitas Akademika STIPAS KEUSKUPAN AGUNG KUPANG mengadakan kegiatan jalan sehat dan pungut sampah melewati beberapa titik yaitu seputaran Gereja Assumpta, Seputaran jalan Jalan Frans Seda, Seputaran jalan Thamrin, seputaran jalan Piet Manehat dan Finish di Centrum Diakonat Keuskupan Agung Kupang.
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka pembukaan rangkaian kegiatan Dies Natalis ke 24 STIPAS Keuskupan Agung Kupang pada tahun 2025 ini.
Hadir dalam kegiatan para Dosen, Pegawai, Para Alumni dan juga sebanyak kurang lebih 600-an mahasiswa/i yang terbagi dalam 3 tingkat yaitu Tingkat 1 dengan nama tingkat “Cor Jesus Sacratissimum” (Hari Yesus Maha Kudus), Tingkat 2 dengan nama tingkat “Vita Cum Christi” (Hidup Bersama Kristus) dan tingkat 3 yang juga bertindak sebagai panitia pelaksana kegiatan ini dengan nama tingkat “Digitus Christi” (Jari Kristus).
Petrus Tamelab, S. Fil. M. Th Wakil Ketua 1 dalam terpisah menjelaskan kegiatan ini merupakan kegiatan baru yang sangat dan wajib dilakukan setiap tahun. “Saya sangat senang bahwasanya kegiatan Dies Natalis STIPAS Keuskupan Agung Kupang tahun ini dibuat semeriah ini. Kalau kita lihat beberapa tahun belakangan, belum saya dapati kegiatan seperti ini.
Saya tentu bangga bahwa melalui kegiatan semacam ini sudah ada hype yang perlahan-lahan mengarahkan kita untuk hype yang lebih besar pada saat Pesta Perak STIPAS Keuskupan Agung Kupang Pada tahun 2026 nanti”.
Lanjut Petrus Tamelab Adapun Tema yang diusung 24 tahun berkarya dari refleksi ke aksi menyonsong pesta perak. Tema ini kemudian membantu para Civitas Akademika untuk berefleksi panjang pra Pesta Perak STIPAS KAK tahun 2026 nanti. Refleksi panjang ini akan memperdalam keberhasilan dan terselenggaranya perayaan 25 tahun STIPAS KAK pada tahun depan, sekaligus sebagai bentuk tinjauan kembali untuk melihat hal-hal yang masih perlu dibenahi sebelum pesta perak STIPAS KAK.
RD. Aloysius Enga Monteiro, Pr Wakil Ketua III dalam sambutan menegaskan bahwa Dies Natalis tahun ini harus dan wajib lebih meriah dari pada tahun-tahun sebelumnya. “Saya harap semangat ini tidak boleh hanya ada pada saat pembukaan Dies Natalis ini. Sukses dan tidaknya Dies Natalis STIPAS KAK ini bukan dilihat dari kemeriahan acara pembukaan ini tapi pada keberlangsungan setiap perlombaan yang ada baik dalam bidang akademik, seni maupun olahraga.
<span;>Jangan hanya semangat di awal lalu ketika lomba kita tidak berpartisipasi aktif”.
Mengakhiri sambutannya, RD. Aloysius Enga Monteiro, bersama Valentinus K. Masan, Aldi Keraf mewakili para alumni juga saudara Kletus Ngaga Mbasa sebagai ketua panitia Dies Natalis STIPAS KAK 2025 menekan bel tanda dimulainya Dies Natalis STIPAS KAK tahun 2025.
Setelah dibuka secara resmi kegiatan Dies Natalis STIPAS KAK tahun ini, kegiatan dilanjutkan dengan pengundian kupon berhadiah. Dengan hadiah perlengkapan dan perabotan kebutuhan rumah dan kos. Dengan doorprize Magicom. Sangat menarik karena pemenang Doorprize ternyata tidak menyangka bahwa dia akan menang karena tidak ada indikasi akan mendapatkan Doorprize tersebut.
“Saya kaget. Waktu nomor kupon saya, saya sedang duduk bercerita dengan teman-teman saya. Terlambat 1 detik saja, mungkin kupon saya sudah saya robek. Sekali lagi terimakasih atas hadiahnya kakak-kakak panitia”.
Tak kalah menarik, pembukaan Dies Natalis STIPAS KAK tahun ini dimeriahkan dengan eksibisi panas antara Tim para dosen, tendik dan alumni melawan tim terbaik dari mahasiswa STIPAS KAK dalam sebuah pertandingan Futsal. Sangat seru karena pertandingan ini menyajikan sebuah drama futsal yang sangat dramatis setelah Comeback yang dilakukan oleh para mahasiswa di babak kedua setelah tim para dosen, tendik dan alumni mengungguli tim mahasiswa dengan skor 2-0 di babak pertama. Akhirnya tim mahasiswa berhasil menang dengan skor 2-5.
“Saya sangat berterima kasih kepada teman-teman semua yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan Dies Natalis STIPAS KAK tahun ini. Saya sangat gembira karena akhirnya ada hype bagus pada momen pra Pesta Perak STIPAS KAK tahun depan. Semangat yang sama harus tetap ada selama perlombaan ini berlangsung”














