Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Pemuda dan pemudi dari Fatufeto Pitoby dan Mangga Lima, yang mewakili agama Katolik, Kristen, dan Islam, bersatu untuk membangun hiasan kreatif berupa kolaborasi antara salib, gendang, dan ketupat sebagai simbol toleransi dalam merayakan Paskah dan Ramadan dengan damai. Kegiatan membangun hiasan salib, gendang, dan ketupat berlangsung pada Sabtu, 30 Maret 2024 di Kelurahan Fatufeto, Kecamatan Alak, Kota Kupang.
Salib adalah simbol doa, pemberkatan, dan sakramen. Salib dimaknai sebagai tanda kemenangan karena Yesus Kristus telah menyelamatkan umat manusia. Sementara gendang dan ketupat melambangkan ajaran bersedekah untuk saling peduli terhadap sesama.
Kosmas Suban selaku Ketua Panitia Salib dan Ramadan menyatakan bahwa Kegiatan membangun Salib, Gendang, dan Ketupat diadakan untuk mempererat hubungan antar umat beragama. Kosmas Suban mengajak pemuda dan pemudi dari berbagai agama untuk ikut serta dalam membangun hiasan salib dan gendang ketupat sebagai simbol toleransi dan kerukunan di wilayah Fatufeto.
Kosmas Suban berharap agar kerjasama antar agama ini dapat terus berlangsung dan memperkuat kehidupan bersama di wilayah Fatufeto.
Melalui kerjasama selama 3 minggu, RT 10, RT 09, RT 01, umat Islam, Katolik, Kristen, dan pemuda serta pemudi dari Fatufeto Pitoby dan Mangga Lima ikut terlibat dalam pembangunan Salib, gendang, dan ketupat secara sukses.














