Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Hari pertama perhelatan Pesparawi Mahasiswa Nasional ke-18 di Universitas Nusa Cendana (UNDANA) berlangsung pada Kamis,03/10/2024 di Auditorium Graha Cendana. Sebanyak 16 kontingen tampil memukau, yang terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 09.30 hingga 11.00 WITA dengan 12 kontingen yang menampilkan performa terbaik mereka, sementara sesi kedua berlangsung pukul 14.00 hingga 15.00 WITA dengan 4 kontingen.
Dalam kemeriahan pagelaran nasional itu, sejumlah peserta menyampaikan kesan dan harapannya kepada Radio TIRILOLOK.
Albertina Tika Lerebulan dari Universitas Lelemuku Saumlaki menyampaikan kebanggaannya dapat menjadi bagian dari Pesparawi kali ini. Diakuinya bahwa mereka telah mempersiapkan diri selama 3 bulan. Ia juga sangat bangga karena dari sekian banyak universitas di Maluku, Universitas Lelemuku Saumlaki yang baru 2 tahun berdiri, bisa menjadi peserta pertama yang mengikuti Pesparawi Mahasiswa Nasional. Albertina juga menekankan bahwa kesempatan ini adalah sebuah anugerah yang tidak dimiliki oleh semua orang, dan ia juga bersyukur atas campur tangan Tuhan yang membawa mereka sampai ke titik ini.
Sementara Putra Agung Setyawan Pono dari Universitas Kristen Artha Wacana menyebut bahwa motivasi mereka adalah untuk melayani Tuhan. Baginya, hasil akhir adalah bonus, dan ia merasa senang karena bisa berkesempatan untuk ikut serta dalam ajang Pesparawi ini.
Yulianus M. Mambrasar, Pembina Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Gema Chandra Cendrawasih, juga berbagi rasa bahagia dapat kembali ke Kupang setelah 22 tahun berlalu. Dimana paduan suara ini sudah ada sejak 1996 untuk memuji Tuhan, dan paduan suara ini juga pernah mengikuti lomba di Kupang pada 2002. Yulianus sangat senang bisa kembali ke sini setelah 22 tahun dan melihat perubahan yang luar biasa di Universitas Nusa Cendana. Dia mengapresiasi juga menghormati Rektor UNDANA atas pencapaian ini, ia berharap UNDANA selalu sukses.
Seorang perwakilan peserta dari Universitas Negeri Yogyakarta, Christian, mengungkapkan kekagumannya terhadap UNDANA. Dari segi fasilitas dan pelayanan yang diberikan oleh pihak panitia, ia merasa bangga dan terkesan. Lebih lanjut, ia berharap agar hal baik yang telah dilakukan oleh panitia dapat dipertahankan dan bilamana terjadi persoalan internal, diharapakannya untuk dapat diselesaikan dengan baik. Namun di atas semuanya itu, ia mengapresiasi pihak UNDANA yang telah memberikan ruang dan media bagi mereka untuk bernyanyi.
Sedangkan Bili Joel, konduktor PSM Universitas Sumatera Utara (USU), merasa terkesan dengan keramahan masyarakat Kota Kupang yang menyambut kedatangan mereka sebagai peserta Pesparawi. Ia turut mengharapkan agar ke depan manajemen Pesparawi Mahasiswa Nasional dapat menjadi lebih baik, terutama dalam manajemen waktu.
Adapun perhelatan Pesparawi Mahasiswa Nasional masih akan berlangsung hingga Sabtu, 05/10 mendatang dengan penampilan paduan suara dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.














