Reinkarnasi Tenun Riung di Kupang

Reinkarnasi Tenun Lipa Tala’ Riung.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Yayasan Nancy Agatha Florida (NAF) menyelenggarakan acara eksibisi yang meliputi peluncuran buku, pemutaran video fashion, dan pameran tenun Riung dengan tajuk “Reinkarnasi Tenun Lipa Tala’ Riung”. Acara ini dilaksanakan pada Selasa, (6/8/2024), di Hall Lippo Plaza Kupang, Jln. Veteran, Fatululi, Kota Kupang.

Acara ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya Riung Barat serta upaya untuk melestarikan dan memperkenalkan karya inovasi tenun Lipa Tala kepada masyarakat luas.

Ketua Yayasan NAF sekaligus penulis buku Reinkarnasi Tenun Lipa Tala’ Riung, Nancy Agatha Florida, S.S., M.Pd, menyampaikan kepada sejumlah wartawan bahwa program ini didanai melalui dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Dana Indonesiana, serta LPDP, dalam kategori Penciptaan Karya Kreatif Inovatif tahun 2023. Nancy Agatha Florida menjelaskan tentang tema tenun dipilih karena motif kain tenun Riung masih terbatas dan kurang variatif. Nancy Agatha Florida ingin mengembangkan motif Tenun Lipa Tala dan pihak Yayasa NAF merasa bersyukur karena proposalnya diterima dan didukung oleh Dana Indonesiana.

Ketua Yayasan NAF juga menambahkan bukunya terdiri dari lima bab yang mencakup sejarah, makna filosofis, dan proses pembuatan pewarnaan alam pada tenun. Buku ini juga memperkenalkan alat-alat tenun tradisional.

Selanjutnya, Editor buku Reinkarnasi Tenun Lipa Tala’ Riung, Isidorus Lilijawa., S.Fil,M.M. menjelaskan yakni “Lipa Tala’ Riung” dalam bahasa Indonesia berarti “kain bintang”, di mana “lipa” berarti kain dan “tala” berarti bintang. Motif tenunan Riung Barat menggunakan warna hitam dan kuning dengan motif bintang. Iso menekankan adalah kesempatan untuk memperkenalkan motif dan tenunan Riung kepada generasi muda serta pecinta budaya lokal.

Menurut Iso, buku Reinkarnasi Tenun Lipa Tala’ Riung adalah hasil penelitian dan dokumentasi Yayasan Nancy Agatha Florida, yang mencakup makna Lipa Tala’ Riung, proses pembuatan sarung tenun, serta dampak transformasi budaya dan modernisasi. Buku Reinkarnasi Tenun Lipa Tala’ Riung juga membahas tantangan yang dihadapi penenun serta upaya pelestarian budaya lokal, khususnya tenunan Lipa Tala’ Riung.

Sementara itu, Kepala Desa Lanamai 1, Donatus Tallo mengatakan Yayasan NAF sangat peduli kebiasaan masyarakat yang memiliki musim tertentu untuk menenun dan menanam. Hasil tenunan umumnya digunakan di desa dan wilayah sekitar, namun belum dimodifikasi untuk pasar yang lebih luas. Kehadiran Yayasan NAF diharapkan dapat membantu merevitalisasi dan memodernisasi elemen-elemen tradisional ini.

Berdasarkan data dari Dekranasda NTT pada tahun 2022, kekayaan motif kain tenun adat NTT sangat banyak dan bervariasi, dengan sebanyak 737 tenun.