Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK menggelar program Viral NTT dengan topik “Lagu Lama Penerbangan Kota Kupang–Dili–Darwin” pada Sabtu, (21/2/2026), di Studio Radio TIRILOLOK.
Dialog interaktif tersebut menghadirkan mantan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT, Isyak Nuka, serta Ketua DPD ASITA NTT, Oyan Kristian.
Dalam diskusi, mantan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT, Isyak Nuka menegaskan perlunya mengurai akar persoalan terhentinya rute Kota Kupang–Dili–Darwin sebelum kembali dioperasikan.
Ia menyebut penurunan tingkat okupansi pasti dipengaruhi faktor tertentu, mulai dari dampak pandemi COVID-19, kondisi ekonomi, dinamika politik, hingga aspek keamanan.
“Harus dikaji secara menyeluruh, apa penyebab turunnya okupansi. Semua faktor harus dibuka dan dijawab dengan data sebelum rute ini diaktifkan kembali,” ujarnya.
Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi utama. Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan perlu menyusun perencanaan matang sejak awal, termasuk memastikan kesiapan anggaran dan pembagian peran yang jelas.
Evaluasi komprehensif, lanjutnya, penting agar pengoperasian rute tidak kembali menghadapi hambatan serupa.
Dari sisi infrastruktur, Isyak Nuka menyatakan Bandara El Tari Kupang telah memenuhi kesiapan teknis sebagai bandara internasional.
Namun ia mengingatkan pemerintah agar segera memastikan realisasi pembukaan rute, mengingat waktu yang terus berjalan.
Ia juga menyatakan peluang pasar Australia pada April hingga Oktober saat musim dingin berlangsung. Momentum tersebut dinilai strategis untuk menarik wisatawan berkunjung ke NTT.
“Kita harus menyiapkan promosi dan konektivitas dengan baik, karena pasar Australia sangat potensial pada periode itu,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD ASITA NTT, Oyan Kristian, menekankan pentingnya keterlibatan sektor pariwisata dalam setiap tahap pembukaan rute Kupang–Darwin.
Menurut Oyan, pelaku usaha akan bergerak ketika ruang dan kepastian regulasi diberikan pemerintah.
“Dari sisi asosiasi dan pelaku wisata, kami siap mendukung penuh melalui promosi dan pemasaran destinasi. Yang dibutuhkan sekarang adalah dukungan kebijakan yang konkret,” ujarnya.
Oyan mencontohkan kemajuan Labuan Bajo yang berkembang pesat berkat dukungan kuat pemerintah pusat. Ia meyakini pendekatan serupa dapat diterapkan untuk menghidupkan kembali konektivitas Darwin–Kupang apabila pemerintah dan pelaku usaha berjalan selaras.
ASITA NTT siap mendatangkan wisatawan, memperkuat promosi terpadu, serta mengintegrasikan destinasi seperti Kota Kupang dan Maumere dalam satu paket perjalanan.
Dialog Viral NTT menyimpulkan bahwa pembukaan kembali rute Kota Kupang–Dili–Darwin memerlukan evaluasi berbasis data, perencanaan terintegrasi, serta sinkronisasi lintas sektor agar penerbangan internasional tersebut mampu mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi NTT secara berkelanjutan.














