Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Sampah di Kota Kupang masih menjadi masalah yang memerlukan perhatian lebih dari berbagai pihak. Meskipun upaya pengelolaan sampah telah dilakukan, masih banyak sampah yang berserakan di tempat-tempat umum, yang dapat mengganggu keindahan kota dan kesehatan lingkungan.
Pada Kamis, (27/3/2025), di Taman Nostalgia, Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang, Achmad Likur, S.Sos, M.M, menjelaskan kepada Radio TIRILOLOK bahwa timbulan sampah di Kota Kupang mencapai 234 ton per hari.
Angka tersebut didasarkan pada jumlah penduduk yang ada, dengan estimasi akumulasi sampah per orang sekitar 0,5 kg. Jika dikalikan dengan jumlah penduduk, maka total sampah yang dihasilkan per hari sekitar 200 ton.
Dari jumlah tersebut, sekitar 166 ton sampah dapat tertangani dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sisanya dikelola secara mandiri oleh masyarakat melalui bank sampah.
Untuk diketahuu, terdapat dua unit bank sampah yang beroperasi, masing-masing di Kecamatan Mulafa dan Kecamatan Kelapa Lima.
Sampah rumah tangga menjadi penyumbang terbesar di Kota Kupang.














