Edukasi Kesehatan Dihadiri 350 Peserta, Fokus pada Masalah Gizi Buruk dan Stunting

Kegiatan edukasi masalah kesehatan tentang gizi buruk, stunting dan penyakit menular bagi masyarakat.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Nusa Tenggara Timur berkerja sama sBadan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) menyelenggarakan kegiatan Edukasi Masalah Kesehatan Tentang Gizi Buruk, Stunting dan Penyakit Menular Bagi Masyarakat pada Senin, (5/5/2025), di Aula El Tari, Kupang.

Kegiatan edukasi kesehatan bertujuan meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat. Kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi perempuan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting dan penyakit.

Dalam sambutannya, Ketua DWP Provinsi NTT yang diwakili oleh salah satu anggota, Ny. Rupidara menyampaikan bahwa penanggulangan stunting dan gizi buruk dilakukan melalui program bidang sosial dan budaya. Program kesehatan meliputi pemberian bantuan makanan bergizi kepada anak-anak balita serta edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya pola hidup sehat yang benar.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT yang diwakili oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Iwan M. Pellokila, S.Sos., menyatakan, pengetahuan tentang kesehatan harus dimiliki oleh setiap keluarga. Menurut Iwan M. Pellokila, anak yang sehat membutuhkan pengasuhan yang baik dari seorang ibu yang memiliki pemahaman tentang gizi, imunisasi, serta kebiasaan hidup bersih dan sehat.

Peran seorang Ibu juga memiliki tugas penting untuk pengambil keputusan dalam hal kesehatan keluarga.

Sebanyak 350 peserta dari berbagai kalangan menghadiri kegiatan edukasi kesehatan yang mengusung Tagline “Tangani Stunting, Lindungi Anak.”