Oelamasi, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Prof. Dr. Fauzan, M.Pd, menghadiri pelepasan peserta Program Mahasiswa Berdampak Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dengan tagline Gerakan NTT Sehat, Kuat, dan Inklusif (GENTASKIN) di Kantor Bupati Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki, beserta jajaran pemerintah daerah.
Sebanyak 2.319 mahasiswa dari 41 perguruan tinggi di Nusa Tenggara Timur maupun luar daerah resmi diberangkatkan untuk mengikuti KKN Tematik GENTASKIN Batch II. Program ini merupakan inisiatif perguruan tinggi yang berada di bawah koordinasi LLDIKTI sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem di Nusa Tenggara Timur.
Dalam sambutannya, Prof. Fauzan menegaskan bahwa kemiskinan tidak hanya diukur dari aspek materi. Menurutnya, terdapat bentuk kemiskinan lain yang lebih mendasar, yakni kemiskinan mental, yang justru dapat menjadi penghambat utama seseorang untuk keluar dari kemiskinan.
“Parameter kemiskinan tidak semata-mata bersifat materialistik. Ada kemiskinan mental yang harus kita lawan bersama. Orang yang memiliki mental optimistis akan lebih mudah bangkit dan mencari jalan keluar dari berbagai persoalan,” ujar Prof. Fauzan.
Ia mengajak seluruh mahasiswa peserta KKN untuk menumbuhkan sikap optimistis, percaya diri, serta membawa energi positif kepada masyarakat selama menjalankan pengabdian di lapangan.
“Jangan menyalahkan keadaan atau lingkungan. Mulailah dari diri sendiri, berpikir positif, dan jadilah bagian dari solusi bagi masyarakat,” pesannya.
Prof. Fauzan juga mengingatkan bahwa masa pelaksanaan KKN yang berlangsung selama dua bulan harus dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai sarana belajar sekaligus mengabdi kepada masyarakat.
Selain itu, ia berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga nama baik almamater selama berada di lokasi KKN.
“Masyarakat tidak hanya melihat pribadi mahasiswa, tetapi juga melihat asal perguruan tinggi yang diwakili. Karena itu, laksanakan KKN dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan dedikasi sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Di akhir sambutannya, Wamendiktisaintek mengucapkan selamat kepada seluruh peserta KKN Tematik GENTASKIN dan berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta memberikan dampak positif bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa Program Mahasiswa Berdampak KKN Tematik GENTASKIN merupakan bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun NTT yang lebih sehat, kuat, dan inklusif.
Ia berharap kehadiran ribuan mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam percepatan penurunan stunting dan pengentasan kemiskinan di daerah.














