Ulang Tahun Perdana Kemenimipas NTT Siap Jalankan Akselerasi Nasional

Satu langkah, satu semangat, satu pengabdian untuk bangsa.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memperingati Hari Bakti perdana pada Selasa (19/11/2025) di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT. Peringatan ini menjadi momentum bersejarah sejak kementerian tersebut resmi dibentuk melalui Peraturan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor 1 Tahun 2024. Upacara nasional dipusatkan di Jakarta dan diikuti serentak oleh seluruh Kantor Wilayah, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai puncak rangkaian Hari Bakti ke-1 Kemenimipas.

Sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dibacakan oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan NTT, Ketut Akbar Herry Achjar. Seusai upacara, Ketut Akbar memberikan keterangan kepada wartawan.

“Hari ini bertepatan dengan ulang tahun perdana Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Di NTT terdapat dua Kantor Wilayah, yaitu Kanwil Pemasyarakatan yang saya pimpin, serta Kanwil Imigrasi yang dipimpin Pak Arwin. Beliau kebetulan sedang bertugas luar sehingga diwakili oleh PLH,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa arah kebijakan kementerian sejalan dengan program prioritas pemerintah.

“Pak Menteri menyampaikan bahwa kami harus menindaklanjuti astagita Presiden Prabowo serta 13 akselerasi di bidang pemasyarakatan dan imigrasi. Mulai dari pemberantasan narkoba, pemberdayaan warga binaan, kegiatan sosial, hingga pelayanan keimigrasian,” katanya.

Akbar menegaskan bahwa seluruh jajaran harus siap menjalankan arahan tersebut. Salah satu fokus utama di NTT adalah pemberdayaan warga binaan dalam sektor ketahanan pangan.

“Di Kota Kupang, kami mendorong program mengubah lahan berbatu menjadi lahan pertanian produktif. Di beberapa UPT lain program serupa sudah berjalan, hanya Kupang yang memiliki tantangan karena kondisi tanahnya berbatu,” jelasnya.

Terkait fasilitas pemasyarakatan, ia mengakui masih ada kebutuhan perbaikan.

“Di NTT ada lapas yang kondisinya baik, namun ada juga yang perlu direnovasi. Lapas Atambua sudah kami usulkan untuk direhab. Selain itu, beberapa daerah pemekaran seperti Labuan Bajo sudah memiliki polres, pengadilan, kejaksaan, imigrasi, dan kodim, sehingga kami juga mengusulkan pembangunan lapas baru di sana,” ungkapnya.