Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri Perayaan Natal dan Tahun Baru Bersama Kontak Kerukunan Sosial (K2S), Keluarga Jawa Kota Kupang, dan Paguyuban Jawa Kristiani (PJK) NTT yang digelar di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Jumat (23/1/2026).
Perayaan ini mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24) dan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan lintas iman.
Acara diawali dengan ibadah Natal yang dipimpin Pdt. Tentremingtyas Messakh, S.Si, dilanjutkan doa syafaat oleh Romo Fariz Paut, mencerminkan harmoni dan toleransi antarumat beragama Islam, Kristen, dan Katolik.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi tinggi kepada K2S atas kontribusinya bagi pembangunan Kota Kupang.
Ia menegaskan bahwa kemajuan kota tidak lepas dari peran komunitas sosial seperti K2S yang telah melahirkan banyak tokoh akademisi, profesional, hingga pelayan publik.
“Kota Kupang hari ini tidak terlepas dari kontribusi keluarga besar K2S. Peran dan substansinya sangat besar bagi pembangunan kota,” ujar Wali Kota.
Meski di tengah agenda pemerintahan yang padat, Wali Kota menegaskan kehadirannya dalam acara tersebut sebagai bentuk penghargaan dan cinta kepada keluarga besar K2S.
“Walau hanya 15 atau 20 menit, saya harus hadir. Ini bentuk rasa terima kasih dan penghargaan saya kepada keluarga K2S,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia memaknai tema Natal secara mendalam dengan menekankan bahwa keluarga tidak hanya dimaknai secara biologis, melainkan sebagai ruang kebersamaan, saling percaya, saling menguatkan, dan bertumbuh bersama, termasuk dalam komunitas dan organisasi sosial.
Menurut dr.Christian Widodo, keluarga yang kuat akan melahirkan masyarakat yang kuat, dan pada akhirnya membentuk kota yang tangguh serta harmonis.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan sejumlah capaian Pemerintah Kota Kupang sepanjang tahun 2025, di antaranya:
- Masuk 10 Besar Indeks Kota Toleran tingkat nasional
- Penghargaan Kota Damai dan Inklusif
- TP2DD Terbaik wilayah Bali–Nusa Tenggara–Papua
- Pengelolaan Transfer ke Daerah Terbaik se-NTT dengan capaian 94,1 persen
- Realisasi PAD Kota Kupang mencapai 100,5 persen, tertinggi sepanjang sejarah
- Penghargaan Progres Perencanaan Tertinggi dari Bappenas
Ia menegaskan seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama dan dukungan masyarakat, bukan semata-mata keberhasilan pemerintah.
“Penghargaan ini bukan karena hebatnya saya, tapi karena dukungan masyarakat Kota Kupang. Ini menjadi motivasi agar kami bekerja lebih baik ke depan,” katanya.
Sementara itu, Ketua K2S Kota Kupang, dr. Muhammad Ihsan, mengapresiasi perayaan Natal bersama yang dinilainya bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi momentum menanamkan nilai damai, cinta kasih, dan ketenangan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menyatakan pentingnya membawa semangat damai Natal sepanjang tahun, sebagaimana nilai sakinah, mawaddah, dan rahmah yang bermakna ketenangan, kasih sayang, dan cinta antar sesama.
“Jika damai Natal kita bawa dalam pergaulan sehari-hari, maka keluarga dan masyarakat akan hidup rukun dan sejahtera,” ujarnya.
Ketua Paguyuban Jawa Kristiani (PJK) NTT, Thomas Bambang Riyanto, SE, dalam sambutannya menyampaikan bahwa K2S telah menjadi mitra strategis dalam memperkuat kerukunan umat beragama di Kota Kupang, termasuk melalui berbagai kegiatan sosial seperti layanan ambulans gratis dan dukungan bagi pelaku UMKM.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Kupang yang telah menyediakan ruang usaha bagi warga Jawa di sejumlah sentra kuliner, sehingga membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ketua Panitia Perayaan Natal dan Tahun Baru K2S–PJK, Fredy, menyampaikan bahwa perayaan ini menjadi wujud nyata kasih Allah yang diwujudkan melalui kebersamaan, solidaritas, dan aksi sosial lintas iman.
Sebagai penutup rangkaian acara, panitia menyerahkan dana santunan kepada tiga panti asuhan, yakni:
1. Panti Asuhan Islam Rusdi Solihin Tenau
2. Panti Asuhan Kristen Kasih Agape
3. Panti Asuhan Katolik Holy Angel
Perayaan ditutup dengan suasana penuh kehangatan, persaudaraan, dan komitmen bersama untuk terus menjaga toleransi dan persatuan di Kota Kupang.














