Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, didampingi Bunda Literasi Kota Kupang, dr. Widya Cahya, secara resmi melantik 23 pengurus Badan Pengurus Daerah (BPD) HIMPAUDI Kota Kupang periode 2026–2030. Pelantikan tersebut berlangsung di Lantai 4 Bank BTN El Tari Kupang, Jumat (29/5/2026).
Pelantikan mengusung tema “Bersatu dalam Aksi, Bergerak dengan Hati yang Ikhlas Mewujudkan Pendidikan PAUD Berkarakter dan Berkualitas”.
Dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menegaskan bahwa pelantikan HIMPAUDI memiliki arti penting dalam upaya membangun generasi muda sejak usia dini.
Menurut dr. Christian Widodo, meskipun kegiatan tersebut berlangsung sederhana, namun memiliki dampak besar bagi masa depan anak-anak di Kota Kupang.
“Dari ruang-ruang kecil PAUD, anak-anak mulai belajar mengenal huruf, menghargai orang lain, belajar mengantri, hingga bekerja sama. Lebih dari itu, karakter mereka mulai dibentuk sejak dini,” ujarnya.
Ia mengatakan, dari lembaga PAUD dapat lahir calon pemimpin, pengusaha, hingga seniman besar di masa mendatang.
Karena itu, dirinya berharap pengurus HIMPAUDI Kota Kupang dapat menjalankan tugas dengan baik serta membentuk kepengurusan hingga tingkat kelurahan.
“Ciptakan lingkungan PAUD yang aman bagi anak-anak, jauh dari kekerasan, bersih, sehat, dan produktif,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah (PD) HIMPAUDI Kota Kupang, Agustina Bangngu Roi, S.Pd., mengatakan bahwa setelah pelantikan pihaknya akan segera menyusun program kerja bersama seluruh pengurus yang telah dilantik.
Menurut Ina, fokus utama HIMPAUDI ke depan adalah pengembangan pendidikan anak usia dini, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta perlindungan terhadap anak-anak usia dini di Kota Kupang.
Ina juga menegaskan bahwa pendidikan literasi telah menjadi bagian penting dalam pembelajaran di PAUD.
“PAUD bukan hanya tempat bermain dan bernyanyi. Di dalamnya ada proses belajar mengajar dengan konsep belajar sambil bermain,” jelasnya.
Ia mencontohkan, proses belajar berhitung dilakukan menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE) sehingga anak-anak lebih mudah memahami pembelajaran dengan cara yang menyenangkan.
Ia berharap pendidikan anak usia dini di Kota Kupang terus berkembang dan semakin maju, seiring peningkatan kompetensi para tenaga pendidik PAUD.
“Kami berharap PAUD di Kota Kupang tetap maju dan menjadi fondasi penting dalam membangun generasi masa depan,” pungkasnya.














