Campus Ministry UNWIRA Jadi Ruang Tumbuh Iman dan Kepemimpinan Gen Z

Dari Campus Ministry UNWIRA Kupang untuk Gereja dan Tanah Air.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK menggelar program Gen-Z Bicara dengan tema “Dari Campus Ministry UNWIRA Kupang untuk Gereja dan Tanah Air” pada Rabu, (11/2/2026), di Studio Radio TIRILOLOK.

Dialog interaktif tersebut menghadirkan Ketua Campus Ministry UNWIRA Kupang 2026–2027, Marko Peka, dan Fr. Elvis Waris, SVD selaku Frater TOP Campus Ministry UNWIRA Kupang 2025–2026.

Dalam perbincangan tersebut, Fr. Elvis Waris, SVD menjelaskan peran penting Peer Ministry di lingkungan kampus.

Menurut Fr. Elvis, para anggota Peer Ministry menjadi garda terdepan di setiap fakultas dan program studi dalam menggerakkan berbagai kegiatan rohani.

“Teman-teman Peer Ministry ini menjadi perpanjangan tangan Campus Ministry di fakultas dan prodi. Mereka yang pertama bergerak, mengajak, dan mendampingi teman-temannya dalam kegiatan rohani,” ujar Fr. Elvis.

Ia menjelaskan, anggota Peer Ministry turut membantu staf Campus Ministry dalam mempersiapkan berbagai kegiatan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan perayaan dan aktivitas kerohanian lainnya.

“Kehadiran mereka sangat membantu pelayanan iman di kampus, karena mereka dekat dengan mahasiswa dan memahami situasi teman-temannya,” tambahnya.

Fr. Elvis juga menyampaikan pesan kepada seluruh mahasiswa agar tidak hanya datang kepada Tuhan saat membutuhkan pertolongan, tetapi juga ketika Tuhan memanggil untuk melayani.

“Jangan hanya datang kepada Tuhan ketika kita butuh sesuatu. Datanglah juga ketika Tuhan memanggil kita untuk melayani. Tuhan sudah tahu apa yang kita butuhkan, tetapi Ia rindu kita terlibat dalam karya-Nya,” pesannya.

Ia pun mengajak mahasiswa yang belum bergabung untuk menjadi bagian dari Campus Ministry.

“Campus Ministry bukan hanya tempat kegiatan rohani, tetapi tempat kita bertumbuh dalam karakter, iman, dan kepemimpinan. Di sini teman-teman juga mendapat pendampingan dan perhatian dari para staf pelayanan,” ungkap Fr. Elvis.

Sementara itu, Marko Peka membagikan pengalamannya mengikuti kegiatan camping rohani di Gua Maria Bikono yang berlangsung selama tiga hari. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momen pendalaman iman bagi seluruh anggota Peer Ministry.

“Di Gua Maria Bikono kami tidak hanya berziarah, tetapi juga saling berbagi pengalaman, pergulatan pribadi, dan saling menguatkan bersama koordinator dan teman-teman,” tutur Marko.

Ia menilai Campus Ministry bukan sekadar wadah kegiatan keagamaan, melainkan ruang terbuka bagi semua mahasiswa.

“Campus Ministry adalah ruang yang terbuka. Di situ kami belajar memahami diri, memperdalam iman, dan membangun kebersamaan,” ujarnya.

Marko juga menegaskan bahwa Campus Ministry menerima mahasiswa dari berbagai latar belakang agama untuk bersama-sama berbagi dan bertumbuh dalam nilai-nilai kebaikan.

“Kami terbuka bagi semua. Siapa pun bisa bergabung untuk bertumbuh dalam nilai-nilai kebaikan, kepemimpinan, dan semangat pelayanan,” tegasnya.
<span;>Selain camping rohani, Campus Ministry UNWIRA Kupang juga menggelar berbagai kegiatan lain yang mendukung pembinaan iman dan karakter mahasiswa.

Melalui talkshow Gen-Z Bicara, Campus Ministry UNWIRA Kupang diharapkan terus menjadi ruang pembinaan generasi muda yang beriman, terbuka, dan siap berkontribusi bagi Gereja serta Tanah Air.