17 Tahun Perjalanan PDAM Kota Kupang, Antara Dinamika Kinerja dan Harapan Pelanggan

Wujudkan Harapan melalui Proses Kilat Sambungan Baru.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK bekerja sama dengan Pemerintah Kota Kupang melalui PDAM Kota Kupang menggelar acara talkshow bertema 17 Tahun Mengalirkan Harapan dengan subtema Wujudkan Harapan melalui Proses Kilat Sambungan Baru, Rabu (8/4/2026) di Studio Radio TIRILOLOK.

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Bagian Hubungan Langganan, Ferdi Jermias, serta Kepala Bagian Teknik, Elsy E. Bengu, sebagai narasumber.

Dalam dialog interaktif, Ferdi menekankan pentingnya kolaborasi antarbagian dalam mendukung pelayanan air bersih. “Bagian teknik bertanggung jawab pada distribusi air, sementara bagian hubungan pelanggan menyampaikan informasi kepada masyarakat agar seluruh proses berjalan selaras,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perjalanan 17 tahun PDAM Kota Kupang diwarnai berbagai dinamika kinerja. “Ada peningkatan dan juga penurunan di setiap periode kepemimpinan, namun itu menjadi bagian dari proses perbaikan untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal,” katanya.

Ferdi juga mengakui masih adanya keluhan pelanggan. “Keluhan dipengaruhi oleh faktor internal seperti kendala teknis dan keterbatasan petugas, serta faktor eksternal seperti gangguan listrik yang berdampak pada distribusi air,” ujarnya.

Menurut Ferdi, setiap kendala yang muncul segera dikoordinasikan antarbagian. “Kami terus berupaya melakukan perbaikan secara internal dan tetap menjalin komunikasi dengan penyedia listrik agar dampak gangguan bisa diminimalkan,” katanya.

Ia menambahkan, kolaborasi juga melibatkan berbagai pihak. “Sinergi dengan pemerintah kelurahan dan perwakilan pelanggan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan pelayanan air bersih ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Elsy E. Bengu mengatakan, faktor eksternal seperti kondisi alam turut memengaruhi distribusi air. “Musim kemarau di Kota Kupang menyebabkan penurunan debit air pada sejumlah sumber,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya melakukan penyesuaian sistem distribusi. “Kami melakukan pengaturan agar kebutuhan air tetap terpenuhi secara merata, meskipun kondisi sumber air mengalami penurunan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa penanganan tantangan tidak dapat dilakukan sendiri.

“Kami membutuhkan dukungan berbagai pihak, baik dari instansi pemerintah maupun mitra non-pemerintah, dalam menjaga keberlanjutan layanan,” ujarnya.

PDAM Kota Kupang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat secara adil dan berkelanjutan.