Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK kembali menghadirkan program Gen-Z Bicara, yang menghadirkan narasumber Frater Atro Sumantro.
Acara Talkshow dengan topik “Menjadi Frater TOP di Radio TIRILOLOK” yang berlangsung pada Rabu, (10/6/2026).
Selama satu tahun menjalani masa pengabdian di Radio TIRILOLOK, Frater Atro mengaku memperoleh banyak pengalaman yang memperkaya wawasan religius sekaligus memperdalam refleksi filosofisnya.
Melalui pelayanan di bidang komunikasi, ia belajar memahami manusia sebagai pribadi yang terus mencari makna hidup, kebenaran, dan nilai-nilai luhur dalam terang iman.
Interaksi dengan berbagai kalangan pendengar juga membantunya menyadari pentingnya dialog, kebijaksanaan, dan tanggung jawab moral dalam menyampaikan pesan yang membangun.
Bagi Frater Atro, radio menjadi ruang pembelajaran untuk menghayati panggilan pelayanan, mengintegrasikan iman dan akal budi, serta menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan yang berakar pada cinta kasih, kebenaran, dan harapan.
Dalam dialog interaktif, di Studio Radio TIRILOLOK, Frater Atro menjelaskan bahwa pengalaman bermisi harus terus berkembang mengikuti perubahan zaman. Ia mengaku sebelumnya lebih banyak belajar dan berkarya dalam konteks pelayanan yang belum banyak memanfaatkan teknologi digital. Namun, selama berada di Radio TIRILOLOK, ia memperoleh pengalaman baru dalam menggunakan media digital sebagai sarana pewartaan dan pelayanan.
“Pengalaman bermisi tidak akan pernah berhenti. Misi akan terus berkembang sesuai dengan tempat, waktu, dan pengalaman yang berbeda-beda. Di Radio TIRILOLOK saya menemukan banyak pengalaman baru yang dapat memperkaya perjalanan pelayanan saya ke depan,” ungkapnya.
Menurut Frater Atro, pemanfaatan media sosial, radio, dan platform digital lainnya merupakan peluang besar bagi para frater untuk membagikan karya dan pelayanan mereka kepada masyarakat yang lebih luas.
Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga yang akan dibawanya dalam proses pelayanan di masa mendatang.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara kaum religius dan kaum awam dalam karya pelayanan.
Menurut Fr. Atro Sumantro, pengalaman selama berkarya di Radio TIRILOLOK menunjukkan bahwa kerja sama tersebut mampu menciptakan integrasi yang saling memperkaya.
“Saya belajar banyak dari rekan-rekan awam yang memiliki pengalaman, pengetahuan, dan kemampuan yang luar biasa. Totalitas mereka dalam pelayanan menjadi inspirasi bagi saya,” katanya.
Frater Atro mengapresiasi para penyiar dan kru Radio TIRILOLOK yang terlibat aktif dalam menghadirkan berbagai program kreatif dan menghibur bagi pendengar.
Ia menilai bahwa pewartaan nilai-nilai Kristiani tidak selalu harus dilakukan melalui pendekatan yang formal, tetapi juga dapat diwujudkan melalui cara-cara sederhana yang menghadirkan kegembiraan, kebersamaan, dan semangat kekeluargaan.
Menurut Fr. Atro Sumantro, program-program hiburan yang melibatkan partisipasi pendengar, termasuk program karaoke dan lagu-lagu rohani, mampu menjadi sarana efektif untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menanamkan nilai-nilai positif.
Di akhir dialog, Frater Atro menegaskan bahwa kaum religius perlu terus belajar dari pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki kaum awam. Ia meyakini bahwa kolaborasi yang saling melengkapi akan semakin memperkuat karya pelayanan Gereja di tengah perkembangan dunia modern.
Untuk diketahui, Frater Atro Sumantro mulai mengabdi di Radio TIRILOLOK dari tanggal 15 Juli 2025.














