Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK bekerja sama dengan KSP Kopdit Solidaritas Santa Maria Assumpta Kupang menggelar talkshow bertema “Membangun Manusia melalui Koperasi Kredit” pada Sabtu (27/6/2026) di Studio Radio TIRILOLOK. Kegiatan tersebut menghadirkan General Manager KSP Kopdit Solidaritas Santa Maria Assumpta Kupang, Urbanus Reko, S.E., sebagai narasumber.
Dalam dialog interaktif tersebut, Urbanus Reko menegaskan bahwa tujuan utama koperasi kredit bukan sekadar memberikan layanan simpan pinjam, melainkan membangun kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, sebelum menjadi peminjam yang baik, setiap anggota harus dibekali dengan pendidikan dan pelatihan agar memiliki pola pikir yang benar dalam mengelola keuangan.
“Di koperasi kredit, yang dibangun terlebih dahulu adalah manusianya. Melalui pendidikan dasar, pelatihan, dan literasi keuangan, anggota didorong untuk mengubah pola pikir sehingga tidak hanya bergabung dengan tujuan meminjam uang, tetapi juga memiliki kebiasaan menabung, mengelola keuangan secara teratur, dan merencanakan masa depan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang menganggap koperasi hanya sebagai tempat meminjam uang. Padahal, kata Urbanus, manfaat utama menjadi anggota koperasi kredit adalah memperoleh pendampingan, pendidikan keuangan, serta pembinaan dalam mengelola pendapatan dan usaha secara bijaksana.
Menurut Urbanus, pendidikan kredit yang diberikan kepada anggota bukan sekadar syarat administrasi untuk mengajukan pinjaman, melainkan sarana membentuk karakter dan pola pikir agar anggota mampu menggunakan pinjaman secara produktif. Dengan demikian, anggota tidak terjebak pada perilaku konsumtif atau mengikuti usaha orang lain tanpa perencanaan yang matang.
“Banyak usaha yang akhirnya gagal karena dibangun hanya berdasarkan ikut-ikutan tanpa pengalaman dan perencanaan yang baik. Tidak sedikit pelaku usaha yang barang dagangannya habis, tetapi uang hasil penjualannya tidak diketahui ke mana karena tidak memiliki pencatatan dan pengelolaan keuangan yang baik,” jelasnya.
Urbanus juga menekankan pentingnya kemampuan mengatur penghasilan.
Menurut Urbanus, banyak anggota sebenarnya memiliki pendapatan yang cukup besar, terutama dari sektor pertanian, perkebunan, maupun peternakan. Namun, karena pendapatan tersebut diterima secara musiman, sebagian besar langsung habis digunakan tanpa perencanaan sehingga mereka merasa selalu kekurangan uang.
Ia mengajak anggota untuk mulai menyisihkan sebagian pendapatan sebagai tabungan dan simpanan di koperasi agar memiliki cadangan dana untuk kebutuhan di masa mendatang.
Lebih lanjut, Urbanus menyampaikan bahwa berbagai produk dan layanan yang dimiliki KSP Kopdit Solidaritas Santa Maria Assumpta telah membantu meningkatkan kesejahteraan anggota. Hal itu terlihat dari banyaknya perubahan positif yang dialami anggota setelah bergabung dengan koperasi.
“Kami melihat banyak anggota yang mengalami peningkatan kesejahteraan. Mereka menjadi lebih bijak dalam menggunakan pinjaman, mampu mengembangkan usaha, membiayai pendidikan anak, memperbaiki kondisi rumah, serta memiliki masa depan ekonomi yang lebih terencana. Inilah tujuan utama koperasi kredit, yakni membangun manusia agar mampu mandiri secara ekonomi,” tutupnya.














