Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK kembali menghadirkan program Gen-Z Bicara dengan mengangkat tema “Mengenal Studi Profesi Akuntan.”
Dialog interaktif yang berlangsung di Studio Radio TIRILOLOK, Rabu (1/7/2026), menghadirkan narasumber Grace R. Latuhera, S.Ak., Ak., CA dari Universitas Gadjah Mada.
Dalam dialog tersebut, Grace membagikan kisah perjalanannya memasuki dunia akuntansi yang berawal tanpa ketertarikan khusus terhadap bidang tersebut. Saat mendaftar kuliah jenjang sarjana di Universitas Katolik Widya Mandira pada masa pandemi COVID-19, proses seleksi dilakukan secara daring menggunakan nilai rapor. Nilai tertingginya berada pada mata pelajaran Kimia dan Ekonomi. Setelah berdiskusi dengan orang tua, ia akhirnya memilih Program Studi Akuntansi.
Keputusan tersebut menjadi awal perjalanan akademiknya hingga berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana. Setelah lulus, dorongan keluarga kembali mengantarkannya untuk melanjutkan Studi Profesi Akuntan. Dari perjalanan itu, Grace menyadari bahwa akuntansi bukan sekadar pekerjaan menghitung angka, melainkan memiliki banyak bidang yang menarik untuk dipelajari.
“Akuntansi ternyata memiliki banyak bidang yang bisa didalami, tidak hanya soal angka,” ujar Grace.
Grace mengakui selama menempuh pendidikan sarjana dirinya belum benar-benar menyukai bidang akuntansi. Setelah lulus pada 2024, ia sempat mengajukan lamaran kerja ke sejumlah instansi, namun belum memperoleh kesempatan. Menurut Grace, kondisi tersebut justru menjadi jalan untuk melanjutkan pendidikan pada Studi Profesi Akuntan.
Selama menjalani pendidikan profesi, pandangannya terhadap dunia akuntansi berubah secara signifikan. Materi yang dipelajari, menurut Grace, tidak sesulit yang selama ini dibayangkan. Berbagai bidang keahlian dalam akuntansi justru membuka pengalaman baru, terutama bidang audit yang dinilainya paling sesuai dengan karakter pribadinya.
“Bidang audit memberikan tantangan sekaligus kepuasan karena saya senang memeriksa dokumen, menganalisis data, dan memastikan laporan telah sesuai dengan ketentuan,” tuturnya.
Grace juga menyampaikan bahwa perjalanan pendidikan setiap orang tidak selalu berjalan sesuai rencana. Banyak mahasiswa memilih jurusan karena berbagai pertimbangan, mulai dari saran orang tua, keterbatasan kuota, hingga kondisi tertentu. Namun, ia meyakini setiap proses memiliki tujuan yang baik sehingga setiap kesempatan perlu dijalani dengan penuh keyakinan.
“Jangan takut jika jurusan yang dipilih bukan pilihan pertama. Selama dijalani dengan sungguh-sungguh, kita bisa menemukan passion di dalamnya,” ujar Grace.
Perjalanan yang semula tidak direncanakan itu akhirnya menumbuhkan kecintaan Grace terhadap dunia akuntansi.
Pengalaman tersebut semakin memantapkan langkahnya untuk terus mengembangkan kompetensi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sebagai bagian dari upaya membangun karier sebagai akuntan profesional.














