SMA Negeri 9 Kupang Terima 294 Siswa Baru pada SPMB 2026

Sekolah memberikan pendampingan agar seluruh calon peserta didik dapat mengikuti proses pendaftaran hingga selesai.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – SMA Negeri 9 Kupang menerima 294 peserta didik baru pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Proses penerimaan siswa baru tersebut dilaksanakan sesuai petunjuk teknis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan mengedepankan prinsip tertib, transparan, dan akuntabel.

Dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK pada Senin (20/7/2026), di ruang kerjanya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 9 Kupang, Matias Nenometa, menjelaskan pelaksanaan SPMB tahun 2026 telah mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan pemerintah daerah.

Menurut Matias, SMA Negeri 9 Kupang memiliki kuota penerimaan sebanyak 360 siswa. Namun hingga proses pendaftaran berakhir, jumlah peserta didik yang dinyatakan diterima sebanyak 294 orang.

“Jumlah yang diterima terdiri dari 141 siswa laki-laki dan 153 siswa perempuan. Semua proses dilakukan berdasarkan hasil seleksi, jalur penerimaan, serta mekanisme pendaftaran yang sudah ditentukan secara daring,” ujarnya.

Ia mengatakan, meskipun jumlah peserta didik yang diterima belum memenuhi seluruh daya tampung sekolah, proses penerimaan tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Dibandingkan tahun ajaran sebelumnya, jumlah pendaftar di SMA Negeri 9 Kupang mengalami peningkatan. Hal tersebut menunjukkan masih tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut.

Dalam pelaksanaan SPMB, pihak sekolah juga menemukan sejumlah kendala, terutama bagi orang tua yang belum terbiasa menggunakan sistem pendaftaran secara daring. Beberapa orang tua mengalami kesulitan karena belum memiliki telepon pintar berbasis Android untuk mengakses layanan pendaftaran.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, sekolah memberikan pendampingan agar seluruh calon peserta didik dapat mengikuti proses pendaftaran hingga selesai.

“Dinas sudah mengatur sistemnya secara online, sehingga kami juga membantu orang tua yang mengalami kendala agar proses pendaftaran tetap berjalan dengan baik,” ujar Matias.

Sementara itu, salah seorang orang tua peserta didik, Marteda Neonane, mengatakan memilih SMA Negeri 9 Kupang sebagai tempat pendidikan anaknya karena pertimbangan jarak yang dekat dengan tempat tinggal.

Menurut Marteda, lokasi sekolah yang mudah dijangkau memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam beraktivitas, bahkan dapat ditempuh dengan berjalan kaki sehingga membantu mengurangi biaya transportasi.

Selain faktor lokasi, Marteda juga mempertimbangkan status SMA Negeri 9 Kupang sebagai sekolah negeri yang dinilai lebih terjangkau dari sisi biaya pendidikan.

“Mudah-mudahan anak-anak yang masuk tahun ini bisa mendapatkan pendidikan yang baik, bisa berkembang selama tiga tahun, dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Ia berharap para tenaga pendidik terus menjaga kedisiplinan serta memberikan pembinaan yang maksimal agar peserta didik tidak hanya berkembang dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik.

Dengan penerimaan siswa baru melalui SPMB 2026, SMA Negeri 9 Kupang berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang berkualitas serta menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan peserta didik.