Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Agung Al Baitul Qadim Airmata, Kota Kupang, Senin (24/8/2026), tidak sekadar menjadi momentum mengenang kelahiran Rasulullah SAW.
Perayaan tersebut juga menjadi ajakan untuk memperkuat persaudaraan, kepedulian sosial, dan solidaritas, termasuk terhadap masyarakat Flores yang tengah menghadapi bencana gempa bumi.
Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang, Muhammad Khairil, S.STP., M.Si., saat mewakili Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dalam sambutannya pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M.
Atas nama Pemerintah Kota Kupang, Muhammad Khairil menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar Masjid Agung Al Baitul Qadim Airmata serta panitia yang telah menyelenggarakan peringatan tersebut.
Menurutnya, Maulid Nabi memiliki makna penting karena menjadi momentum untuk kembali meneladani akhlak dan kepribadian Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai seperti kejujuran, kepedulian, kesabaran, tanggung jawab, serta kasih sayang, kata dia, tidak hanya penting dalam kehidupan keagamaan, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun kehidupan bermasyarakat.
Karena itu, masyarakat Kota Kupang diajak menjadikan peringatan Maulid sebagai momentum mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, dan menjaga kerukunan.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini hendaknya menjadi momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian kepada sesama,” ujar
Muhammad Khairil dalam sambutannya. Ia juga memberikan apresiasi terhadap keberadaan Masjid Agung Al Baitul Qadim Airmata. Menurutnya, masjid tersebut bukan hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki posisi penting dalam sejarah dan kehidupan masyarakat Kota Kupang.
Peringatan Maulid Nabi tahun ini juga berlangsung dalam suasana perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Muhammad Khairil menilai semangat keteladanan, persatuan, dan kebersamaan yang tercermin dalam peringatan Maulid sejalan dengan semangat kemerdekaan.
Semangat tersebut, lanjutnya, perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui upaya bersama membangun kota sekaligus menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Di tengah suasana sukacita peringatan kemerdekaan, Pemerintah Kota Kupang juga mengajak masyarakat tidak melupakan saudara-saudara mereka di Flores yang sedang menghadapi dampak gempa bumi.
Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Kupang, Muhammad Khairil menyampaikan duka cita serta solidaritas kepada para korban dan masyarakat yang terdampak bencana.
Ia mengajak masyarakat untuk menunjukkan kepedulian melalui dukungan dan bantuan sesuai dengan kemampuan masing-masing.
“Di tengah suasana sukacita kemerdekaan ini, kita juga tidak melupakan saudara-saudara kita di Flores yang sedang menghadapi musibah gempa bumi. Mari kita tunjukkan kepedulian dengan memberikan dukungan dan bantuan sesuai kemampuan kita,” katanya.
Menutup sambutannya, Muhammad Khairil menyampaikan harapan agar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan semangat untuk memperbaiki diri dan memperkuat kepedulian terhadap sesama.
Ia pun menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M dan berharap keteladanan tersebut terus menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan masyarakat Kota Kupang yang rukun, damai, dan penuh kepedulian.














