Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memantau wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berpotensi angin kencang. Penting bagi penduduk untuk tetap waspada dan menjalankan langkah-langkah pencegahan yang tepat. Dengan pemahaman akan prediksi cuaca dan koordinasi yang efektif, diharapkan dapat mengurangi dampak negatif serta merespons dengan cepat dalam menghadapi situasi cuaca yang tidak pasti di area tersebut.
Pada Kamis (4/7/2024), Koordinator Bidang Observasi dan Informasi dari Stamet Eltari Kupang, Helny Yofin Mega Milla menyampaikan kepada Radio TIRILOLOK melalui via telepon bahwa angin kencang sebenarnya merupakan hal yang sering terjadi, karena pengaruh musim kemarau. Namun, beberapa gangguan cuaca menyebabkan kecepatan angin melemah dan pertumbuhan awan konvektif meningkat sehingga hujan turun di beberapa wilayah NTT.
Helny Yofin Mega Milla juga mengatakan angin kencang masih akan terjadi selama seminggu ke depan dengan penurunan kecepatan angin yang mulai (6-8/7/2024), namun akan meningkat lagi pada (9/7/2024).
Masyarakat NTT dihimbau untuk tetap waspada dan memperkuat atap rumah serta memangkas pohon yang bisa membahayakan ketika angin kencang datang. Selalu pantau informasi cuaca dari BMKG saat beraktivitas di luar ruangan atau wilayah perairan tersebut.
Potensi angin kencang yang perlu diwaspadai adalah wilayah Manggarai Barat, Ende, Sikka, Belu, TTU, Kabupaten Kupang, Rote, Sabu, dan Pulau Sumba.














