Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Wilayah Nusa Tenggara Timur diperkirakan memasuki awal musim hujan pada 30 November dan 1 Desember 2024. Fenomena tersebut disebabkan oleh aktifnya Monsun Asia, suhu permukaan laut yang hangat, serta pengaruh fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) dan Gelombang Ekuator Rossby. Selain itu, ada pertemuan dan belokan angin di wilayah NTT yang berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat. Hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang dalam durasi singkat.
Peringatan Dini
Waspadai potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang dapat terjadi di seluruh wilayah kota dan kabupaten di Nusa Tenggara Timur.
Himbauan
Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, dan sambaran petir.
Bagi daerah dengan topografi curam, berbukit, atau tebing, harus berhati-hati terhadap potensi longsor dan banjir bandang, terutama saat hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.
Waspada juga terhadap kemungkinan banjir lahar hujan di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur.
Pastikan selalu memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas II El Tan Kupang.
Layanan informasi cuaca tersedia 24 jam, baik melalui telepon, WhatsApp, maupun aplikasi Info BMKG untuk iOS dan Android.














