Berkomitmen untuk Menegakkan Kebenaran

Kebaktian Pertama Minggu Sengsara ke-Enam.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Pada Minggu Sengsara ke-6 jemaat belajar dari keberanian Yesus yang menegakkan kebenaran. Ia tidak tinggal diam saat Bait Allah disalahgunakan, tetapi bertindak untuk mengembalikkan fungsinya sebagai rumah doa.

Kebaktian Pertama Minggu Sengsara ke-enam di GMIT Pniel Manutapen (6/4/2025) dipimpin oleh Pdt. Marthinus Neno Nakmofa, S.Th dengan Tema “Berkomitmen untuk menegakkan kebenaran”.

Dalam perenungan Firman Tuhan yang terbaca dari Injil Markus 11:15-19, Pdt. Marthinus Nakmofa menngajak semua jemaat untuk menegakkan kebanaran seperti Yesus yang menegakkan kebenaran meskipun diperhadapkan dengan godaan dunia yang menyesatkan.

Merefleksi Minggu Sengsara ke-6, jemaat diajak memeriksa hati dan pikiran setiap kali beribadah. Apakah ibadat yang dilakukan telah didasarkan pada kesetiaan dan kekudusan serta formalitas semata dan berusaha mendekatkan diri pada Tuhan.

Pdt. Marthinus juga mengajak jemaat untuk mengingat akan komitmen pelayanan seperti Yesus yang tidak segan menegur orang-orang yang berjualan dan berdagang di Bait Allah.

Jemaat ditantang untuk berkomitmen menegakkan kebenaran seperti yang dicontohkan oleh Yesus sendiri.

Diakhir perenungan Firman, Pdt. Marthinus Neno Nakmofa mengajak jemaat agar meneguhkan tekad untuk menjaga integritas Iman, memebersihkan hati serta menjadi agen perubahan yang membawa keadilan dan kebenaran kedalam setiap aspek kehidupan Iman.

Kebaktian Minggu Sengasara ke-6 ditandai dengan penyalaan Lilin enam Lilin berwarna Ungu.