Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Kesehatan mental merupakan aspek fundamental dari kesejahteraan individu dan Masyarakat secara keseluruhan. Sehat mental bukan hanya tentang terbebas dari gangguan jiwa, tetapi juga mencakup kondisi emosional, psikologis dan sosial yang memungkinkan individu untuk menyadari potensi diri, mengatasi tekanan hidup, bekerja secara produktif dan bermanfaat serta berkontribusi kepada lingkungan.
Pada hari, Sabtu, (12/4/2025), Unit Pembantu Pelayanan (UPP) Pemuda GMIT Pniel Manutapen mengadakan seminar Kesehatan Mental dengan Tema “HATI, Hargai Diri, Temukan Damai” yang menghadirkan narasumber Jesica Solagrasia Bessie, S.Psi, M.Psi dan Pdt. Emr. Emmy Sahertian, S.Th.
Dalam wawancara dengan Radio TIRILOLOK, Jesica Bessie mengatakan, remaja dan pemuda harus paham betul apa itu kesehatan mental, sehingga hal tersebut tidak mengganggu perkembangan mental dan Kesehatan fisik mereka kedepan, karna kondisi sosial sangat mempengaruhi perkembangan mental <span;>seseorang.
Jesica menambahkan, untuk menciptakan kondisi kesehatan mental remaja maka orang tua serta keluarga memegang peranan penting. Keluarga harus membangun komunikasi dua arah dengan remaja serta menciptakan tempat yang nyaman bagi remaja untuk bebas bercerita tentang keadaan mereka sehingga mereka tidak mencari tempat nyaman diluar rumah.
Terhadap pengaruh gadget dalam Kesehatan mental remaja, Jesica mengatakan ada yang menggunakan sosial media dan gadget dengan baik dan produktif, tetapi ada yang tidak sehingga mempengaruhi fungsi otak yakni pembusukan otak dari remaja itu sendiri.
Sementara itu, Pdt. Emr. Emmi Sahertian melihat peran Gereja terhadap masalah Kesehatan mental masih seputar pendampingan berupa pastoral dan pendampingan kasus-kasus serta belum berupa program afirmatif.
Seminar Kesehatan Mental diikuti oleh Pemuda, anak PART Kelas Remaja serta perwakilan Presbyter setiap rayon GMIT Pniel Manutapen.














