Wali Kota Kupang Apresiasi 47 Pasutri Nikah Massal di GMIT Pniel Sikumana

Selain nikah massal, Pemkot Kupang siapkan 695 beasiswa dan 500 bedah rumah.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri sekaligus memberikan apresiasi kepada 47 pasangan suami istri peserta nikah massal yang digelar Pemerintah Kota Kupang di GMIT Pniel Sikumana, Kamis (7/5/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada GMIT Pniel Sikumana dan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Kupang yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.

Menurut dr. Christian Widodo, pemilihan lokasi di GMIT Pniel Sikumana merupakan bentuk penghormatan atas kontribusi gereja tersebut dalam mendukung pembangunan Kota Kupang di berbagai bidang, termasuk sosial, ekonomi, dan budaya.

“Kami memberikan apresiasi kepada GMIT Pniel Sikumana yang selama ini banyak membantu Pemerintah Kota Kupang dalam berbagai sektor pembangunan,” ujar dr. Christian Widodo.

Pada kesempatan itu, ia juga menyatakan peringatan Hari Ulang Tahun ke-140 Kota Kupang dan 30 tahun Kota Kupang sebagai daerah otonom. Ia menilai perjalanan panjang tersebut dibangun melalui semangat kebersamaan, kerja keras, dan kontribusi berbagai pihak, termasuk masyarakat dan gereja.

Menurut dr. Christian Widodo, otonomi daerah harus dimaknai sebagai upaya menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Salah satu bentuk nyata pelayanan tersebut adalah program nikah massal yang difasilitasi pemerintah.

dr. Christian Widodo menjelaskan, sebelumnya Pemerintah Kota Kupang juga telah memfasilitasi nikah massal bagi 49 pasangan di Gereja Katolik dan akan dilanjutkan bagi lima pasangan lainnya di sejumlah gereja denominasi.

Selain program nikah massal, Pemerintah Kota Kupang juga menjalankan sejumlah program sosial lainnya pada tahun 2026, di antaranya pemberian 695 beasiswa, sunatan massal bagi 100 anak, serta program bedah rumah untuk 500 unit rumah warga.

Ia mengimbau masyarakat yang memenuhi syarat untuk segera mengajukan berkas bantuan bedah rumah sebelum batas waktu pendaftaran pada 10–11 Mei 2026.

dr. Christian Widodo menegaskan, Pemerintah Kota Kupang dalam lima tahun ke depan akan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.

“Pemerintah bukan hanya hadir untuk memerintah, tetapi untuk melayani masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan kota tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, kehidupan sosial, serta penguatan keluarga yang sah dan bermartabat.