Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Manajemen Amaris Hotel Kupang menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan dan ramainya pemberitaan yang beredar mengenai dugaan penelantaran tamu serta hilangnya uang muka (DP) milik rombongan dosen dari Universitas Airlangga (Unair). Pihak hotel menegaskan tidak ada praktik penipuan maupun penggelapan dana dalam insiden tersebut.
Manajemen Amaris Hotel Kupang mengklarifikasi bahwa seluruh hak tamu, termasuk penyediaan kamar sesuai pesanan dan tanggal yang ditentukan, telah dipenuhi sebagaimana mestinya.
Kendala yang timbul di lapangan dipicu oleh persoalan teknis dalam proses penyiapan kamar. Hal tersebut mengakibatkan proses check-in membutuhkan waktu tambahan sekitar 30 menit dari yang diperkirakan.
“Karena saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 23.10 WITA, rombongan tamu memang dalam kondisi sangat kelelahan setelah perjalanan. Kami memaklumi ketidaknyamanan yang dirasakan,” tulis pernyataan resmi pihak Amaris Hotel Kupang.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban, pihak manajemen Amaris Hotel Kupang telah bertemu langsung dengan perwakilan tim dari Universitas Airlangga untuk menyampaikan permohonan maaf secara lisan dan tertulis. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat menganggap permasalahan telah diselesaikan secara kekeluargaan dan dengan sebaik-baiknya.
Guna mencegah hal serupa kembali terjadi di masa mendatang, manajemen memastikan akan melakukan evaluasi internal serta memperketat Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan dan kesiapan kamar.














