Bayang-Bayang “Cuci Gudang” Menghantui Sejumlah Pejabat Kota Kupang

Sistem Meritokrasi untuk orang-orang yang ditempatkan benar-benar sesuai dengan kemampuan.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Walikota dan Wakil Walikota terpilih Akan Menggunakan Sistem Meritokrasi Dalam Menggeser Pejabat, Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak se-Indonesai telah usai.

Bahkan KPU kabupaten/kota telah selesai melakukan pleno perhitungan suara dan menetapkan pemenang dalam kontestasi lima tahunan tersebut.

Di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur misalnya, sesuai hasil pleno KPU Kota Kupang tanggal (6/12-2024) menetapkan pasangan dr. Christian Widodo dan Serena Francis paket nomor urut 5 sebagai Walikota dan wakil Walikota terpilih, periode 2024-2029 dengan meraih suara total 68.830 suara.

Usai pengumuman resmi KPU tersebut, beberapa hari belakangan tersiar kabar kalau saja kedua pasangan muda tersebut kemungkinan akan melakukan mutasi usai dilantik nanti, guna mendukung kelancaran program kerjanya lima tahun mendatang.

Hal itu membuat sejumlah oknum pejabat di Ibu Kota Provinsi NTT itu, ketar-ketir, dihantui bayang-bayang “cuci gudang” oleh kedua pasangan walikota dan wakil walikota yang terbilang masi usia muda itu.

Bahkan informasi itu menyatakan kemungkinan Walikota terpilih dan wakil walikota akan menetapkan pejabat yang masih muda dan energik guna menduduki sejumlah jabatan di Pemerintah Kota Kupang.

Lalu bagaimana dengan para pejabat yang nota bene telah lanjut usia tetapi juga memiliki kemampuan lebih di bidangnya.

dr. Christian Widodo dalam sebuah diskusi ringan bersama Jems Bore ketika melakukan refresing di Fatumnasi TTS belum lama ini yang hasil diskusinya itu diterima media ini Sabtu, (14-12-2024) malam, meminta kepada semua pejabat birokrasi di Kota Kupang untuk tetap bekerja dengan tenang sebab menurut, dr. Christian Widodo, Walikota terpilih saat ini, pihaknya tidak serta merta melakukan hal itu. Tetapi akan menggunakan sistim Meritokrasi untuk menciptakan aparatur sipil negara yang profesional, bersih, kompeten, netral, serta berintegritas. Yang mana merupakan, bagian dari upaya mewujudkan perilaku dan manajemen ASN serta birokrasi Kota Kupang yang berkelas, sebagaimana yang didengungkan pemerintah pusat sejak 2019, demi mewujudkan visi Indonesia menjadi negara berdaulat, maju dan adil di tahun 2045.

“Tidak perlu khawatir sebab kita akan menggunakan sistim Meritokrasi artinya orang yang punya kapabilitas dan kompeten yang nantinya kita tempatkan pada jabatan-jabatan penting The right man on the right place untuk menempatkan seseorang sesuai dengan kemampuan atau keahliannya,” ujar Cris.

Sementara itu, salah satu Politisi perempuan Kota Kupang Theodora Ewalde Taek sekaligus Ketua DPC PKB Kota Kupang menggatan, Mutasi dalam suatu instansi pemerintah adalah hal lumrah yang mana salah satu sasarannya adalah agar pejabat-pejabat yang dipilih Kepala Daerah seperti Walikota nantinya dapat mendukung peogram kerja dari kepala daerah atau walikota dimaksud.

Namun perlu diingatkan agar proses mutasi nanti mesti sesuai dengan peraturan yang berlaku di BKN.

Misalkan, Peraturan BKN RI Nomor 5 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pelaksanaan Mutasi, disebutkan bahwa mutasi dilakukan atas dasar kesesuaian antara kompetensi ASN dengan persyaratan jabatan, klasifikasi jabatan dan pola karier, dengan memperhatikan kebutuhan organisasi.

Sehingga dengan adanya kebijakan mutasi diharapkan kualitas SDM yang dimiliki oleh setiap organisasi dapat terjamin serta dapat dimanfaatkan secara optimal. Dan Ewalde Taek juga menyetujui apa yang ditekankan dr. Christian Widodo untuk dalam proses mutasi akan menerapkan Sistem Meritokrasi sehingga orang-orang yang ditempatkan benar-benar sesuai dengan kemampuan.

“Saya setuju dengan sistem Meritokrasi yang nanti diterapkan pak dokter Cris sehingga mereka yang ditempatkan di jabatan-jabatn nanti profesional, bersih, kompeten, netral, serta berintegritas, bukan mutasi karena suka atau tidak suka tetapi mesti benar-benar sesuai kebutuhan sehingga pejabat yang nantinya di tempatkan sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya,”ujar Taek.