BP3MI NTT Fasilitasi Pemulangan Jenazah Pekerja Migran

Dari keringat di negeri jauh, kini pulang dalam diam.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Bekerja di luar negeri menjadi salah satu jalan bagi banyak orang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan membuka peluang hidup yang lebih baik. Namun, di balik peluang tersebut, perlindungan dan keselamatan pekerja tetap harus menjadi prioritas.

Dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK pada Sabtu, (13/9/2025), di ruang kerjanya, Ketua Tim Pemberdayaan BP3MI NTT, Ujang Agus Sugema, menjelaskan bahwa dugaan penyebab kematian pekerja migran tersebut berkaitan dengan kondisi kesehatan akibat usia dan beban kerja berat.

“Lingkungan kerja cukup berat. Banyak dari mereka bekerja tanpa perlindungan dari paparan bahan kimia, dan kondisi sanitasi juga sangat minim,” ujar Ujang Agus Sugema.

BP3MI NTT memberikan layanan perlindungan yang mencakup fasilitasi cuti, pemulangan, dan komunikasi antara pekerja dan keluarga. Dalam kasus ini, proses pemulangan berjalan lancar, meskipun tidak ada anggota keluarga yang menjemput di Kupang. Jenazah ditangani sementara di kantor BP3MI sambil menunggu proses selanjutnya.

“Kami memastikan proses kedatangan dan pemulangan berjalan tanpa kendala, termasuk koordinasi transportasi hingga jenazah tiba di Kupang,”tambah Ujang.

Ia juga menekankan pentingnya pelaporan diri bagi pekerja migran yang berada di luar negeri.

“Melapor diri ke perwakilan pemerintah sangat penting, karena itu akan mempermudah perlindungan hukum, pengurusan dokumen, dan pengiriman uang secara aman ke keluarga,”tegasnya.

Perlindungan menyeluruh dan pendataan yang akurat menjadi kunci agar pekerja migran dapat bekerja dengan tenang, serta mendapatkan dukungan penuh dari negara saat menghadapi risiko di luar negeri.