Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Wakil Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi membuka Turnamen Catur Piala Wali Kota Kupang yang digelar di Aula Hotel Sasando, Kamis, (4/9/2025).
Dalam sambutannya, dr. Christian Widodo menyebut bahwa turnamen ini merupakan kegiatan positif yang dapat membentuk karakter dan melatih cara berpikir strategis.
“Catur bukan sekadar permainan menggerakkan bidak, tetapi ada nilai-nilai kehidupan yang dipelajari di dalamnya. Kesabaran, ketekunan, berpikir ke depan, serta pengendalian emosi adalah bagian penting dari permainan ini,” ujarnya.
Menurut dr.Christian Widodo, catur adalah miniatur dari kehidupan itu sendiri. Dalam permainan ini, seseorang dituntut untuk memikirkan beberapa langkah ke depan, membuat keputusan secara bijak, serta bertindak dengan strategi. Ia juga menilai bahwa olahraga catur tidak kalah penting dibandingkan olahraga fisik lainnya.
“Permainan ini terlihat sunyi dan tenang, namun penuh pertimbangan dan kebijaksanaan. Di setiap langkah pion, kuda, benteng, dan menteri, terdapat pelajaran hidup yang bisa diterapkan dalam keseharian,” lanjutnya.
Di akhir sambutan, dr. Christian Widodo mengumumkan bahwa Pemerintah Kota Kupang memberikan dukungan dana sebesar Rp40 juta kepada Percasi Kota Kupang untuk mendukung kegiatan dan pembinaan atlet catur.
Sementara itu, dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK, Ketua Panitia Percasi Kota Kupang, Danis W. Soeyatno, SE., MM, menyampaikan bahwa turnamen ini bertujuan untuk kembali memasyarakatkan olahraga catur di Kota Kupang.
“Melalui turnamen ini, kami ingin menghidupkan kembali semangat bermain catur di tengah masyarakat, serta menjaring bibit-bibit unggul dari tingkat junior hingga senior,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa jumlah peserta mencapai 283 orang dari berbagai kategori, termasuk peserta disabilitas.
“Terdapat delapan peserta dari kalangan disabilitas, empat berasal dari Kota Kupang, tiga dari tingkat provinsi, dan satu dari luar daerah. Turnamen ini terbuka untuk umum tanpa batasan wilayah asal peserta,” jelasnya.
Turnamen catur ini berlangsung selama empat hari, dan diharapkan menjadi ajang pembinaan serta pencarian atlet-atlet potensial yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.














