Gelar DYD 2024, Komisi Kepemudaan KAK Ajak OMK Simak, Bijak, dan Berdampak

Bertema "Orang Muda Katolik Simak, Bijak, dan Berdampak", event rutin 4 tahunan yang menjadi agenda akbar Komkep KAK itu diikuti oleh perwakilan anggota OMK dari 44 kontingen, yang mencakup 35 paroki dan 9 kuasi paroki dari sejumlah daerah di wilayah KAK

Peserta DYD 2024

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Komisi Kepemudaan (Komkep) Keuskupan Agung Kupang (KAK) menyelenggarakan Diocese Youth Day (DYD) 2024 bagi Orang Muda Katolik (OMK) se-Keuskupan Agung Kupang, yang berlangsung pada Senin-Jumat (1-5/7) bertempat di Gereja Paroki St. Gregorius Agung Oeleta.

Bertema “Orang Muda Katolik Simak, Bijak, dan Berdampak”, event rutin 4 tahunan yang menjadi agenda akbar Komkep KAK itu, diikuti oleh perwakilan anggota OMK dari 44 kontingen, yang mencakup 35 paroki dan 9 kuasi paroki dari sejumlah daerah di wilayah KAK, yaitu Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Alor, Sabu, Rote, dan Semau.

Kepada Radio TIRILOLOK, Ketua Panitia DYD 2024, RD Leonardo Toda menyebut pihaknya melihat bagaimana orang muda katolik dewasa ini hidup dalam sebuah situasi yang paradoks, di mana perkembangan zaman, teknologi, dan ilmu pengetahuan begitu pesat, yang sekaligus dalam perkembangan itu, menyeret banyak tantangan yang dihadapi orang muda. Sayangnya tak sedikit orang muda yang justru kondisi mentalitasnya malah menurun ketika berhadapan dengan aneka tantangan itu. Ia menyoroti fenomena atau gejala depresi dan bunuh diri yang akhir-akhir ini kerap terjadi di kalangan orang muda.

Oleh karenanya, melalui pelaksanaan kegiatan ini, gereja menginginkan agar orang muda dapat memiliki kepekaan untuk menyimak perkembangan zaman dan mampu membentuk kepribadiannya menjadi bijaksana sehingga dapat berdampak berdampak positif bagi kehidupan pribadi maupun bersesama.

Selama 5 hari, para peserta akan mengikuti perayaan ekaristi, parade budaya, pentas seni, bakti sosial, malam keakraban, dan seminar-seminar yang mengangkat beragam isu yang relevan dengan kehidupan orang muda, di antaranya soal perkawinan, kesehatan mental, dan ajaran sosial gereja. Nantinya mereka juga akan diterjunkan langsung ke masyarakat, melalui agenda bakti sosial yang mengutus seluruh peserta di dua kelurahan di sekitar area gereja, yakni Kelurahan Penkase-Oeleta dan Kelurahan Nun Baun Sabu.

RD Leonardo berharap agar melalui kegiatan ini, orang muda dapat terbuka untuk saling mengenal dan menumbuhkan keakraban satu sama lain sehingga tidak menjadi pribadi yang eksklusif. Dilanjutkannya bahwa dengan keterbukaan itu, orang muda diyakini mampu untuk lebih peka dalam membaca gejala sosial yang ada dan mampu membentuk mental yang kuat. Ia juga menambahkan agar kiranya para peserta dapat bertahan di tengah aruh perubahan zaman yang begitu pesat ini.

Adapun DYD 2024 digelar juga sebagai persiapan menyongsong Nusra Youth Day 2025 bagi OMK di regio Nusra yang rencananya akan berlangsung pada tahun 2025 di Maumere.