Gempa Flores M7,7, Bank NTT Pastikan Layanan Nasabah Tetap Berjalan

Charlie Paulus - Direktur Utama Bank NTT.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/8/2026) berdampak pada dua kantor Bank NTT di Kabupaten Manggarai, yakni Kantor Cabang Ruteng dan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Reo.

Gempa terjadi pukul 05.58 WITA dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada kedalaman 15 kilometer.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut merupakan sesuatu dangkal dengan mekanisme sesar naik (thrust fault) yang bersumber dari zona Flores Back-Arc Thrust.

Kerusakan pada Kantor Bank NTT Cabang Ruteng telah menyebabkan pelayanan nasabah dipindahkan sementara ke lokasi alternatif. Bank NTT juga mengumumkan relokasi sementara KCP Reo sebagai bagian dari penyesuaian layanan pascagempa.

Direktur Utama Bank NTT Charlie Paulus mengatakan tingkat kerusakan pada sejumlah kantor berada pada kategori sedang hingga parah. Pernyataan tersebut disampaikan dalam wawancara dengan Radio TIRILOLOK pada Sabtu (29/8/2026).

Menurut Charlie, Bank NTT masih melakukan pendataan terhadap dampak gempa pada jaringan kantor pelayanan di wilayah terdampak untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Sementara itu, Bank NTT memastikan layanan perbankan tetap berjalan melalui lokasi pelayanan sementara maupun kanal digital. Untuk Cabang Ruteng, pelayanan sementara telah berjalan di GOR Dinas PPO Kabupaten Manggarai sejak 18 Agustus 2026.