Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan Pengantar Nota Keuangan atas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi NTT Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTT, Senin (19/10/2026).
Rancangan APBD tersebut memprioritaskan penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), peningkatan pelayanan publik, dan pemerataan pembangunan.
Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp5,21 triliun, terdiri atas PAD Rp2,4 triliun dan pendapatan transfer Rp2,81 triliun.
Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp4,97 triliun dengan surplus anggaran Rp238,48 miliar.
Gubernur Melki menegaskan, peningkatan PAD menjadi keharusan di tengah keterbatasan fiskal dan ketergantungan NTT terhadap dana transfer pemerintah pusat yang mencapai sekitar 70 persen.
Upaya peningkatan PAD akan dilakukan melalui optimalisasi potensi pendapatan daerah, digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melalui tata kelola yang transparan dan efektif.
“Peningkatan PAD menjadi keharusan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah,” demikian penegasan Gubernur Melki dalam Pengantar Nota Keuangan tersebut.
APBD 2027 disusun dengan mengacu pada tema Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), yakni “Peningkatan Layanan Dasar, Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Perekonomian.”
Tema ini dijabarkan dalam lima prioritas, meliputi peningkatan layanan dasar dan kualitas SDM, transformasi ekonomi berbasis potensi unggulan daerah, pemerataan infrastruktur, penguatan tata kelola dan kapasitas fiskal, serta ketahanan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.
Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, pemerintah desa, dan pihak swasta untuk memastikan program pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, serta tidak tumpang tindih dalam pembiayaan.
Pada akhir penyampaiannya, Gubernur Melki menyerahkan Rancangan APBD Provinsi NTT Tahun Anggaran 2027 kepada Ketua DPRD Provinsi NTT, Emelia Nomleni didampingi Pimpinan dan Jajaran Anggota DPRD untuk dibahas dan disempurnakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.
Pemerintah Provinsi NTT berharap APBD 2027 menjadi instrumen strategis untuk memperkuat kemandirian fiskal, mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Turut mendampingi Gubernur pada Rapat Paripurna Tersebut yaitu Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Sekretaris Daerah Fransiskus Sales Sodo, Para Asisten Sekda, para Staf Ahli Gubernur, serta para Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT.














