HIV Bisa Dicegah, Tapi Butuh Aksi Nyata

Menuju 2030 bebas AIDS, harapan atau angan?

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK menggelar acara Viral NTT bertajuk “Cekal HIV/AIDS Tanpa Batas” pada Sabtu, (17/5/2025), di studio Radio TIRILOLOK. Acara Viral NTT menghadirkan dua narasumber utama: Deni Sailana selaku Direktur Yayasan Tanpa Batas dan Adi Lamury sebagai Pengelola Program KPAD NTT.

Dalam dialog interaktif, Pengelola Program KPAD NTT, Adi Lamury menjelaskan pentingnya strategi menyeluruh dalam menekan angka infeksi HIV/AIDS.

Ady Lamury menekankan perlunya dukungan layanan kesehatan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Saat ini terdapat 180 layanan deteksi dan pengobatan yang tersebar di 22 kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur. Namun, upaya struktural saja belum cukup.

Perubahan perilaku, peningkatan pengetahuan, dan sikap hidup sehat menjadi bagian penting dalam mencegah penularan HIV dan AIDS.

Sementara itu, Direktur Yayasan Tanpa Batas, Deni Sailana turut menjelaskan tantangan dalam mencapai target global penghentian AIDS pada tahun 2030. Perkembangan tren peningkatan kasus, pencapaian target tersebut dinilai masih jauh dari harapan. Menurut Deni Sailana, dibutuhkan aksi nyata dan regulasi yang berpihak pada pencegahan dan penanganan HIV/AIDS, tak hanya sebatas edukasi.

Sebagai informasi, HIV dapat dicegah melalui berbagai cara, seperti menjalani hubungan seksual yang aman, menghindari penggunaan narkoba suntik, serta rutin melakukan tes HIV untuk deteksi dini.