Jelang Career Days 2024, UNWIRA Kupang Gelar Presentasi Beasiswa Chevening

Dalam rangka menyongsong Career Days tersebut, Kantor Kerja Sama dan Pusat Karir (KSPK) UNWIRA menggelar presentasi beasiswa Chevening pada Kamis (22/2) bertempat di Auditorium St. Paulus UNWIRA Kampus Penfui.

Presentasi Beasiswa Chevening di UNWIRA Kupang

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang kembali akan menggelar Career Days pada Rabu-Kamis, (28-29/2). Career Days merupakan event rutin yang dilaksanakan menyongsong prosesi wisuda, di mana pada kegiatan tersebut, para calon lulusan UNWIRA akan diperkenalkan dengan berbagai peluang pasca wisuda.

Dalam rangka menyongsong Career Days tersebut, Kantor Kerja Sama dan Pusat Karir (KSPK) UNWIRA menggelar presentasi beasiswa Chevening pada Kamis (22/2) bertempat di Auditorium St. Paulus UNWIRA Kampus Penfui. Presentasi ini menghadirkan dua narasumber, yakni Vonny Lisayani, Scholarship and Alumni Coordinator British Embassy Jakarta dan Raras Tulandaru, Network and Alumni Officer British Embassy Jakarta.

Menurut Vonny, beasiswa Chevening merupakan beasiswa yang dihadirkan oleh Pemerintah United Kingdom (UK) atau Inggris Raya, yang terdiri atas empat wilayah, yakni England, Scotland, Wales, dan Nothern Irland. Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon pelamar beasiswa ini antara lain merupakah salah satu warga negara dari 160 negara sasaran Chevening di seluruh dunia, memiliki gelar setara sarjana, memiliki pengalaman kerja minimal selama dua tahun, dan menunjukkan potensi sebagai pemimpin masa depan.

Dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK, Sekretaris Kantor Kerja Sama dan Pusat Karir (KSPK) UNWIRA, Beatrix Yunarti Manehat, S.E., M.S.A., mengungkapkan bahwa tujuan dari presentasi beasiswa ini selain untuk menyongsong Career Days, juga untuk semakin membuka peluang bagi mahasiswa, alumni, dan civitas akademika UNWIRA untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri, sehingga dapat memberikan pengalaman yang berbeda sekaligus menambah kualitas yang lebih baik untuk lembaga maupun untuk Provinsi NTT secara umum.

Tidak hanya melibatkan civitas akademika UNWIRA, kegiatan ini juga mengundang beberapa dosen dari perguruan tinggi lain di Kota Kupang, antara lain Universitas Kristen Artha Wacana, Universitas San Pedro, Universitas Citra Bangsa, dan Poltekkes Kemenkes Kupang. Adapun Beatrix menyampaikan bahwa keterlibatan beberapa kampus tersebut yakni memenuhi tugas KSPK untuk berjejaring. Diakuinya bahwa untuk melakukan sesuatu yang besar dan untuk menciptakan dampak yang lebih baik, maka harus berkolaborasi dengan banyak pihak, apalagi saat ini masih sedikit anak NTT yang melanjutkan pendidikan ke luar negeri, khususnya Inggris.

Beasiswa Chevening hadir sejak tahun 1983 dan hingga kini telah melahirkan sekitar 56.000 alumni yang tersebar di seluruh dunia, termasuk 2.000 di antaranya adalah alumni dari Indonesia. Pendaftaran Beasiswa Chevening dibuka pada Agustus tahun ini.