Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Jenazah Mgr. Petrus Turang tiba di Bandara El Tari Kupang pada Sabtu (5/42025), pukul 10.10 WITA. Rombongan yang hadir untuk menyambut jenazah meliputi Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Kupang, RD. Krispinus Saku, para biarawan dan biarawati, serta umat Keuskupan Agung Kupang.
Acara penyambutan jenazah di Bandara El Tari diawali dengan doa penerimaan dan peletakan kain oleh RD. Krispinus Saku sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada mendiang Uskup.
Setelah prosesi penyambutan, jenazah Mgr. Petrus Turang dihantar menuju Istana Keuskupan Agung Kupang untuk disemayamkan, sebelum kemudian dibawa ke Gereja Kristus Raja Katedral Kupang.
Umat Katolik yang hadir turut mengiringi prosesi penghantaran jenazah, mulai dari Bandara El Tari menuju Istana Keuskupan, hingga ke Katedral Kristus Raja Kupang. Di sepanjang rute prosesi, umat membentuk pagar betis sebagai tanda penghormatan dan cinta kasih kepada almarhum Mgr. Petrus Turang.
Dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK, Linus Lusi, mantan Penjabat Wali Kota Kupang, menyampaikan bahwa Mgr. Petrus Turang adalah sosok imam Katolik sekaligus negarawan yang patut diteladani. Beliau adalah tokoh yang menjaga dan memelihara keberagaman di Kota Kupang. Selain itu, beliau juga telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan lembaga-lembaga keagamaan di kota Kupang.
Alm. Mgr Petrus Turang menjabat sebagai Uskup Agung Kupang dari Tahun 1997-2024














