Oelamasi, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo (Jokowi), didampingi Ketua DPW PSI NTT, dr. Christian Widodo dan Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki, mengunjungi Pantai Air Cina, Kabupaten Kupang, untuk menyerahkan bantuan bibit unggul rumput laut kepada para pembudidaya di lima desa.
Lima desa penerima bantuan tersebut yakni Desa Tablolong, Desa Oenaek, Desa Tesabela, Desa Akle, dan Desa Lifuleo.
Kedatangan Jokowi disambut antusias masyarakat yang telah menunggu sejak pagi. Rombongan tiba di lokasi pada sore hari dan langsung meninjau kawasan budidaya rumput laut sebelum menyerahkan bantuan.
Sebelum penyerahan bibit unggul, Jokowi berdialog dengan para nelayan dan pembudidaya untuk mendengar langsung berbagai kendala yang dihadapi dalam pengembangan usaha rumput laut.
Dalam kesempatan itu, Jokowi mengatakan kunjungannya bertujuan melihat secara langsung potensi budidaya rumput laut di Nusa Tenggara Timur sekaligus mengidentifikasi persoalan yang perlu diselesaikan bersama.
Menurut Jokowi, NTT memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil rumput laut. Namun, potensi tersebut belum tergarap secara maksimal karena masih terdapat sejumlah kendala, mulai dari keterbatasan bibit unggul hingga proses pascapanen yang masih menggunakan metode tradisional.
“Saya ingin melihat secara langsung budidaya rumput laut yang ada di NTT. Kita melihat apa saja kekurangannya dan apa yang harus diselesaikan bersama. Potensinya sangat besar, tetapi belum digarap secara optimal,” ujar Jokowi.
Ia mencontohkan proses pengeringan rumput laut yang masih dilakukan secara tradisional sehingga perlu ditingkatkan agar kualitas hasil panen semakin baik.
Selain itu, Jokowi menegaskan dua persoalan utama yang harus segera dibenahi, yakni ketersediaan bibit unggul dan kepastian akses pasar.
“Yang paling penting ada dua hal. Pertama, berkaitan dengan bibit unggul karena di sini masih selalu kekurangan. Kedua, akses pasar. Kalau produksinya meningkat, harus dipastikan siapa yang membeli agar harga tetap stabil dan tidak jatuh,” katanya.
Jokowi menjelaskan, bantuan bibit unggul merupakan bagian dari program pendampingan bagi para pembudidaya rumput laut agar mampu menghasilkan produk berkualitas dengan nilai jual yang lebih tinggi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Ia menambahkan, program penyaluran bibit unggul ini masih dalam tahap awal dan akan diperluas secara bertahap mulai September hingga bulan-bulan berikutnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pembudidaya Rumput Laut Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Oktaf Alexander Saketu, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan.
“Kami merasa bangga dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ir. Joko Widodo atas bantuan bibit rumput laut serta 20 unit tempat penjemuran yang diberikan kepada para pembudidaya rumput laut di Desa Lifuleo. Bantuan ini sangat membantu kami untuk meningkatkan produksi dan kualitas hasil budidaya,” ujar Oktaf.














