NENUK, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Pada, Selasa (25/03/2025), suasana penuh sukacita dan syukur menyelimuti Kapela Biara St. Yosef Nenuk, Atambua, Timor, saat upacara pembukaan Pintu Suci (Porta Sancta) yang digelar sebagai bagian dari perayaan Tahun Yubileum 2025 dan 150 tahun Serikat Sabda Allah (SVD). Peristiwa ini menjadi momentum bersejarah bagi komunitas religius dan umat beriman yang hadir, menandai awal masa rahmat yang membuka kesempatan bagi peziarah untuk menimba kekuatan iman dan memperoleh indulgensi penuh.
Upacara sakral ini dipimpin oleh Bruder Provinsial SVD Timor, Bruder Salomon Leki, SVD, bersama dengan Pater Rektor Biara St. Yosef Nenuk, Pater Petrus Dile Bataona, SVD, serta dihadiri oleh para imam, bruder, suster, para frater dan bruder novis, Novisiat SVD Santo Yosef Nenuk, dan umat dari berbagai daerah. Prosesi pembukaan dimulai dengan doa dan nyanyian pujian yang menggema di seluruh kompleks biara, menciptakan suasana khusyuk dan penuh harapan.
Pembukaan Porta Sancta menjadi simbol perjalanan rohani, di mana setiap peziarah diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, meninggalkan beban dosa, dan merasakan kasih-Nya yang berlimpah. Bruder Salomon Leki, SVD, Provinsial SVD Timor dalam pesannya menekankan bahwa perayaan ini bukan sekadar mengenang 150 tahun misi SVD yang didirikan oleh St. Arnoldus Janssen, tetapi juga mengajak setiap orang untuk menjadi “peziarah harapan”, membawa kasih, pengharapan, dan keselamatan kepada sesama.
Ia mengingatkan bahwa melalui Porta Sancta, Gereja memberi kesempatan bagi umat untuk mengalami pertobatan sejati, dengan:
- Mengakui dosa dan menerima Sakramen Tobat, agar hati siap menerima rahmat Allah.
- Menerima Ekaristi Kudus, sebagai sumber kekuatan rohani dalam perjalanan iman.
- Mendoakan intensi Bapa Suci, sebagai tanda kesatuan dengan Gereja universal.
- Melakukan karya amal dan belas kasih, agar hidup semakin mencerminkan kasih Kristus.
Momentum ini bukan hanya sebagai bentuk perayaan, tetapi juga sebagai panggilan bagi umat beriman untuk memperbaharui komitmen mereka dalam menghidupi nilai-nilai Injil. Seperti halnya para misionaris SVD yang telah diutus ke berbagai penjuru dunia selama satu setengah abad terakhir, umat juga diajak untuk terus berjalan dalam terang Sabda Allah, menjadi saksi kasih dan kebaikan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah pembukaan Porta Sancta, semua hadirin mengikuti perayaan Ekaristi Kudus, merayakan “Hari Raya Kabar Sukacita”. Dalam kotbahnya, Pater Petrus Dile Bataona, SVD, menegaskan bahwa Tahun Yubileum ini merupakan undangan bagi setiap orang untuk semakin memperdalam iman, merasakan pembaruan rohani, dan melangkah dalam semangat misi yang telah diwariskan oleh para pendahulu.
Sebagai Destinasi Peziarah Harapan, Kapela St. Yosef Nenuk kini menjadi tempat di mana umat dapat menemukan kedamaian, memperkuat hubungan dengan Tuhan, dan menimba rahmat dalam perjalanan rohani mereka. Umat dari berbagai daerah diundang untuk datang dan mengalami secara langsung kehadiran Allah yang nyata dalam hidup mereka.
Tahun Yubileum ini bukan hanya tentang serangkaian perayaan, tetapi juga tentang bagaimana setiap individu dapat membuka hati mereka bagi kasih dan belas kasih Tuhan. Bruder Salomon Leki, SVD, menutup pesannya dengan ajakan, “Semoga perayaan ini menjadi sumber harapan dan pembaharuan bagi kita semua. Marilah kita melangkah sebagai peziarah harapan, membuka hati untuk menerima indulgensi penuh, dan mempersembahkan diri sebagai utusan Gereja dalam semangat SVD. Semoga hidup dan karya kita semakin memuliakan Allah.”
Dengan pembukaan Porta Sancta ini, Kapela St. Yosef Nenuk kini berdiri sebagai mercusuar iman, menyambut setiap peziarah yang ingin mengalami rahmat, pengampunan, dan kedamaian sejati dalam perjalanan mereka menuju Allah.














