Kezia Maufa Ulas Novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas

Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK mengadakan talkshow Bicara Buku Buku Bicara atau B4 dengan mengangkat topik “Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan.”

Acara Talkshow pada Minggu, (9/8/2026), di Studio Radio TIRILOLOK dengan menghadirkan Kezia Maufa, mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana Kupang, sebagai narasumber.

Dalam dialog interaktif, Kezia Maufa membahas pengalaman membaca novel dengan jumlah halaman lebih dari 200 halaman.

Menurut Kezia pengalaman tersebut, novel dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tiga hari. Bagi pembaca yang memiliki minat baca tinggi, novel tersebut bahkan dapat diselesaikan dalam waktu sehari.

Novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas dibeli pada akhir tahun dan mulai dibaca pada awal tahun. Buku tersebut diperoleh dari toko buku Gramedia.

Ketertarikan terhadap novel karya Eka Kurniawan bermula dari judul yang dianggap menarik dan memiliki kesan puitis. Judul tersebut sempat memberikan gambaran mengenai kisah percintaan dan kerinduan antara sepasang kekasih.

Setelah membaca lebih jauh, pemahaman awal tersebut ternyata berbeda dengan isi cerita. Novel menghadirkan konflik yang lebih kompleks dan persoalan kehidupan yang cukup berat.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pemahaman terhadap sebuah karya sastra dapat berbeda berdasarkan usia, pengalaman, serta pengetahuan pembaca.

Novel yang dibaca pada usia berbeda dapat menghadirkan kesan dan pemaknaan yang berbeda pula.

Dalam pembahasan mengenai isi novel, Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas menceritakan kehidupan seorang pemuda bernama Ojo Kawir.

Karakter tersebut mengalami trauma akibat sebuah peristiwa berat pada masa lalu.

Trauma tersebut kemudian memengaruhi kehidupan pribadi dan perjalanan karakter dalam menghadapi berbagai persoalan.

Kondisi yang dialami Ojo Kawir menjadi salah satu bagian penting dalam perkembangan cerita.

Berbagai pengalaman dan konflik yang dihadapi karakter utama kemudian membentuk rangkaian cerita yang menjadi daya tarik novel karya Eka Kurniawan tersebut.

Melalui program Bicara Buku Buku Bicara, Radio TIRILOLOK menghadirkan ruang diskusi bagi pendengar untuk mengenal karya sastra secara lebih dekat.