Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK kembali menggelar program Bicara Buku Buku Bicara (B4) edisi kedelapan dengan mengangkat karya berjudul “Rindu yang Jatuh dari Kedua Sudut Matamu Adalah Luka” karya E. Nong Yonson, yang membahas makna rindu dari sudut pandang sastra dan pengalaman emosional pembaca.
Acara talkshow yang dilakukan pada Minggu, (12/4/2026) di Studio Radio TIRILOLOK ini menghadirkan narasumber Maria Imelda Tanonip yang akrab disapa Imel, mahasiswi PBSI UNADRI Kupang.
Dalam dialog interaktif, Imel mengatakan, “Proses membaca buku ini dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua hingga tiga minggu karena bahasa puisinya ringan dan mudah dipahami.”
Pembahasan kemudian terkait tema rindu yang dekat dengan kehidupan generasi muda. Puisi dengan nuansa percintaan dinilai lebih mudah dipahami dan terasa dekat dengan pengalaman pembaca.
Imel menjelaskan, “Makna rindu dapat terasa hangat selama masih ada harapan yang menyertainya.” Ia menambahkan, “Perasaan tersebut dapat berubah menjadi luka ketika harapan tidak lagi berjalan seiring.”
Ia juga mengatakan, “Rindu bisa menjadi sakit ketika muncul kesadaran bahwa sosok yang diinginkan tidak lagi hadir dalam kebersamaan.”
Lebih lanjut, ia menegaskan, “Rindu tidak selalu identik dengan rasa sakit, tetapi hadir dalam dua keadaan, yaitu bahagia dan sedih.”
“Pada keadaan bahagia, rindu hadir ketika hubungan masih saling menyambut keinginan untuk bertemu dan menghadirkan kehangatan melalui kebersamaan,” ujarnya.
“Sebaliknya, pada keadaan sedih, rindu muncul tanpa kemampuan untuk bertindak lebih jauh karena masing-masing telah menempuh jalan berbeda,” ujarnya.
Kondisi tersebut menjadikan rindu terasa lebih dalam sekaligus menyisakan luka emosional dalam pengalaman batin pembaca.














