Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Kepala Dinas Koperasi dan UMKM NTT, Dr. Drs. Jusuf Lery Rupidara, M.Si, mewakili Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, membuka Lomba Solo Anak, Solo Remaja–Pemuda, dan Solo Dewasa Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi (LPPD) Provinsi NTT.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, (25/11/2025), di GMIT Kota Baru dengan tema “Bernyanyilah Karena Perbuatan-Nya yang Ajaib” dan subtema “Membangun Hidup Persaudaraan yang Rukun.”
Tujuan kegiatan ini adalah menggali bakat bernyanyi solo pada anak, remaja/pemuda, dan dewasa; menjadi ajang pembinaan seni vokal; mempererat kebersamaan antar peserta; serta mempersiapkan talenta terbaik untuk event seni pada tingkat yang lebih tinggi.
Dalam sambutannya, Jusuf Lery Rupidara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya lomba ini.
“Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengekspresikan talenta seni mereka. Musik dan vokal bukan hanya hiburan, tetapi sarana membangun karakter, disiplin, dan rasa percaya diri,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa seni vokal juga berperan mempererat persaudaraan di tengah keberagaman NTT.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita memperkuat persatuan dan kebersamaan. Kita ingin semua peserta menjadikan lomba ini sebagai pengalaman yang memotivasi mereka untuk terus berkarya,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Drs. Yorhans S. Lopis, M.Si, menyampaikan bahwa lomba vokal solo ini bertujuan membangkitkan minat masyarakat terhadap seni bernyanyi dan meningkatkan kualitas talenta di NTT.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah positif untuk menumbuhkan kreativitas musik dan memacu pertumbuhan industri seni lokal. Musik memiliki peran penting dalam mengekspresikan iman, perasaan, dan pesan-pesan positif,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pembinaan seni vokal harus dilakukan secara berkelanjutan.
“NTT memiliki banyak talenta. Dengan pembinaan yang tepat, mereka dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Total peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 133 orang dengan rincian:
- Solo 7–10 tahun: 23 putra dan 10 putri (33 peserta)
- Solo 11–15 tahun: 27 putra dan 13 putri (40 peserta)
- Solo Remaja/Pemuda: 22 putra dan 18 putri (40 peserta)
- Solo Dewasa: 12 putra dan 8 putri (20 peserta)














