Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Kemampuan berbicara di depan umum atau wicara publik dewasa ini menjadi kompetensi yang sangat dibutuhkan. Tidak sekadar untuk memperlancar proses komunikasi, kecakapan tersebut juga dibutuhkan guna memperkuat argumentasi yang dapat mempengaruhi banyak orang.
Untuk itulah, para Frater Keuskupan Weetabula – Seminari Tinggi St. Mikhael Penfui menginisiasi pelatihan wicara publik, untuk mendorong pengembangan kemampuan mereka. Berlangsung pada Senin (31/08), kegiatan pelatihan itu menghadirkan Direktur PT. Nuka Bicara Akademi, Pregrinus Rangga S.H., M.H., CPS.
Dalam pemaparan materinya, Egy – sapaan akrab Pregrinus – mengemukakan sejumlah kiat dalam meningkatkan kapabilitas untuk tampil di muka publik. Egy menekankan bahwa wicara publik tidak hanya fokus pada estetika kata dan kalimat yang digunakan, tetapi juga fokus pada cara penyampaian yang elegan dan bermakna.
Sementara itu, Pendamping Akademik Fraters Keuskupan Weetabula, Fr. Agustinus Firginus Kea mengapresiasi keterlibatan Nuka Bicara yang telah mendukung para Frater. Ia berharap bahwa kegiatan pelatihan semacam itu, menjadi metode belajar yang aktual dalam mendukung peningkatkan kecakapan mereka. Baginya, materi dan konsep pengetahuan bukan hanya diperoleh di kelas dalam perkuliahan, tetapi juga melalui pelatihan seperti itu. Melalui pelatihan tersebut, para Frater memperoleh metode dan tips yang sangat bermanfaat.
Ketua Fraters Keuskupan Weetabula, Fr. Fransiskus Tena Ate mengharapkan agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut, bahkan berkembang pada aksi literasi lainnya yang membangun. Ia menilai, sebagai seorang calon Imam, para Frater harus terus meningkatkan kapasitas diri lewat berbagai pelatihan dan pendidikan di luar kegiatan rutin Seminari.














