PKB Gelar Muswil NTT, Abdul Halim Iskandar Tegaskan Politik Adalah Ibadah untuk Sejahterakan Rakyat

Abdul Halim Iskandar menyatakan bahwa "PKB terus melakukan monitoring dan evaluasi agar kehadiran partai benar-benar dirasakan masyarakat."

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) NTT di Hotel Kristal Kupang pada Kamis (27/11/2025).

Acara Muswil dihadiri Anggota DPR RI, Ketua DPRD NTT, Wali Kota Kupang, Sekretaris NasDem, Wakil Bupati Ngada serta seluruh jajaran PKB.

Dalam sambutan pembuka, Ketua DPP PKB Bidang Organisasi, Legislatif dan Eksekutif, Abdul Halim Iskandar menyampaikan bahwa Muswil merupakan rangkaian nasional di 38 provinsi.  Muswil adalah bagian dari ibadah karena politik berangkat dari niat memperjuangkan kesejahteraan rakyat.”

Abdul Halim Iskandar mengatakan bahwa PKB bekerja untuk semua golongan. “Ketika kita bicara rakyat, itu berarti siapa pun yang hidup di bumi Nusantara. Tugas kita memperjuangkan kesejahteraan mereka tanpa membeda-bedakan agama, suku, atau bahasa,” ujarnya. Ia mengapresiasi konsistensi PKB NTT yang terus menambah kursi setiap pemilu. “Jika kita tetap konsisten, saya yakin Pemilu 2029 akan mencatat sejarah baru bagi PKB di NTT,” katanya.

Terkait dinamika wacana perubahan jadwal Pemilu, Abdul Halim Iskandar menegaskan bahwa pemerintah pusat belum membahasnya secara intensif. “Semua ketua umum partai tidak setuju pemilu dipisah karena bebannya luar biasa. Tapi apa pun dinamika politik, pimpinan partai pasti mencari jalan terbaik,” jelasnya. Ia juga menyatakan pentingnya partai politik. “Tidak akan ada calon presiden tanpa partai politik. Kritik itu wajar, tapi kita tidak boleh galau. Tetap bekerja maksimal,” tegasnya.

Abdul Halim Iskandar menambahkan bahwa PKB terus melakukan monitoring dan evaluasi agar kehadiran partai benar-benar dirasakan masyarakat. Ia juga memuji kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto. “Kami bangga karena Presiden Prabowo Subianto konsisten dan bekerja nyata untuk rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB NTT, Aloysius Malo Ladi, dalam laporan kinerja menyampaikan bahwa Muswil menjadi forum evaluasi menyeluruh. “Sejak kami ditugaskan pada 2021, komitmen kami adalah menjalankan instruksi DPP dan memastikan PKB NTT berkembang,” katanya. Ia memaparkan capaian PKB di NTT: 57 kursi pada 2014, naik menjadi 80 kursi pada 2019 dengan dua kader duduk di DPR RI, dan 85 kursi pada Pemilu 2024.

Aloysius Malo Ladi menegaskan target pada pemilu berikutnya. “Jika sebelumnya target 90 kursi, sekarang kita sudah mencapai 80 kursi. Di 2029 atau 2031 kursi harus bertambah, jangan sampai berkurang,” ujarnya. Ia juga menyampaikan kesiapan DPW menerima evaluasi. “Kami siap dikoreksi, siap melaksanakan perintah partai. Bahkan bila besok kami diganti, kami tetap loyal,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Aloysius Malo Ladi mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu dan kader. “Kami terus memperbaiki diri dan bekerja lebih baik bagi PKB dan masyarakat NTT,” tutupnya.