Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Provinsi SSpS Timor menggelar misa pelantikan bagi 18 suster yang akan menjadi pemimpin komunitas-komunitas di wilayah Provinsi SSpS Timor. Perayaan Ekaristi ini berlangsung di Kapela Biara SSpS Bello pada Minggu (23/03/2025) dan dipimpin oleh Pater Ubaldus Djonda, SVD.
Acara ini dihadiri oleh Provinsial SSpS Timor, Sr. Fridolianti Seran, SSpS, jajaran pimpinan SSpS Timor, serta perwakilan dari 18 komunitas biara SSpS di wilayah tersebut. Acara pelantikan diawali dengan perayaan Ekaristi bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan acara resepsi.
Dalam homilinya, Pater Ubaldus menekankan empat poin utama yang harus dihayati oleh setiap pemimpin. Pertama, kepemimpinan sebagai sebuah panggilan Allah. Ia menegaskan bahwa tugas kepemimpinan merupakan panggilan dan perutusan dari Allah, bukan hasil dari usaha atau kehebatan pribadi. Kedua, kepemimpinan sebagai pelayanan. Para pemimpin diajak untuk meneladani ciri kepemimpinan Yesus yang siap melayani sesama anggota komunitas dengan ketulusan dan kesabaran.
Ketiga, kepemimpinan yang berlandaskan kejujuran. Pater Ubaldus mengutip ajaran Yesus Kristus, “Jika ya, katakan ya; jika tidak, katakan tidak,” sebagai pengingat bagi para suster yang dilantik agar selalu mengedepankan kejujuran dalam menjalankan tugas mereka. Keempat, kepemimpinan yang berlandaskan kasih dan pengampunan. Ia mengajak para suster untuk selalu mengasihi dan saling memaafkan dalam menjalankan tanggung jawab mereka.
Dalam sambutannya, Sr. Fridolianti Seran, SSpS, menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih kepada 18 suster yang telah bersedia menerima tugas sebagai pemimpin komunitas. Ia mengajak mereka untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan saling mendukung dalam doa.
Lebih lanjut dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK, Sr. Fridolianti menyampaikan harapannya agar para suster yang telah dilantik dapat menjalankan tugas mereka di komunitas masing-masing dengan penuh ketulusan dan semangat pelayanan.
Saat ini, Provinsi SSpS Timor memiliki 18 komunitas, terdiri atas 16 komunitas di Pulau Timor dan 2 komunitas di Pulau Alor.














