Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL –Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena menghadiri penahbisan dan peresmian Gedung Kebaktian Jemaat GMIT Genesaret Danau Ina, Klasis Kota Kupang Timur, di Lasiana, Kota Kupang, Sabtu (12/9/2026). Acara tersebut berlangsung dalam suasana sukacita bersama para pelayan dan seluruh jemaat.
Gubernur berharap penahbisan gedung kebaktian tersebut menjadi awal pelayanan yang semakin berkualitas. “Gedungnya ditahbiskan hari ini, dan pelayanannya dilakukan setiap hari,” ujarnya. Gereja diharapkan menjadi tempat nama Tuhan dimuliakan, keluarga diperkuat, generasi muda dipersiapkan dan masyarakat sekitar merasakan manfaat kehadirannya.
“Gedung ini dibangun dari doa, semangat persaudaraan, kerja keras, dan kerelaan banyak orang, banyak jemaat,” ujar Gubernur. Ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh pelayan Tuhan yang telah melayani Jemaat GMIT Genesaret Danau Ina dari waktu ke waktu hingga gedung kebaktian tersebut dapat ditahbiskan dan diresmikan.
Mengutip 2 Tawarikh 7:16, Gubernur mengingatkan bahwa gedung gereja bukanlah tujuan akhir. Gedung merupakan tempat untuk membangun kehidupan umat yang beriman dan menghadirkan pelayanan. Karena itu, ia berharap gereja tersebut menjadi ruang yang melahirkan doa, memperkuat keluarga, membina anak-anak serta mempersiapkan generasi muda.
“Kiranya dari tempat ini lahir doa-doa yang menguatkan, keluarga-keluarga yang dipulihkan, anak-anak yang bertumbuh dalam iman, pemuda-pemudi yang memiliki masa depan, serta jemaat yang hadir membawa damai bagi masyarakat,” kata Gubernur.
Gubernur juga mengutip 1 Korintus 3:9 tentang umat sebagai “ladang Allah” dan “bangunan Allah”. Ia mengungkapkan, bangunan yang paling indah bukan hanya gedung yang berdiri kokoh, tetapi kehidupan manusia yang dibangun di atas iman kepada Tuhan. Karena itu, gereja harus menjadi rumah yang menghadirkan kasih dan pengharapan.
“Saya berharap gedung kebaktian GMIT Jemaat Genesaret Danau Ina ini menjadi rumah doa, rumah kasih, rumah pengharapan, dan rumah pelayanan,” katanya. Gereja, lanjutnya, tidak boleh hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga ruang bagi mereka yang membutuhkan penguatan, penghiburan, pertolongan dan kasih Kristus.
Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaat, para pelayan Tuhan, panitia pembangunan, donatur, pemerintah dan semua pihak yang telah berkontribusi menghadirkan gedung kebaktian tersebut. Menurutnya, peresmian dan penahbisan gereja merupakan kesaksian tentang iman, ketekunan, pengorbanan dan semangat gotong royong umat Tuhan.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mengajak seluruh jemaat untuk turut merasakan duka saudara-saudara di Flores yang sedang menghadapi bencana. Atas nama Pemerintah Provinsi NTT dan masyarakat NTT, ia menyampaikan doa serta penguatan bagi korban dan keluarga terdampak, seraya menegaskan bahwa masyarakat Flores tidak menghadapi musibah tersebut sendirian.
“Kita adalah bersaudara, kita adalah sesama Flobamorata. Rasa sakit yang ada di Flores adalah juga rasa sakit dan duka yang kita alami di sini,” ungkapnya.
Gubernur mengajak seluruh masyarakat NTT terus memperkuat solidaritas, kepedulian dan semangat gotong royong dalam membantu saudara-saudara yang sedang mengalami musibah.
Gubernur juga mengajak jemaat mendoakan dan berbelasungkawa kepadabdua orang asal NTT yang kehilangan nyawa saat menjalankan tugas sebagai aparat negara di Tanah Papua.
“Ketika saudara kita menangis, kita hadir. Ketika saudara kita kehilangan, kita berbagi. Ketika saudara kita melalui bencana, kita tidak boleh berdiri jauh dan hanya menyaksikan,” tegas Gubernur. Semangat tersebut, menurutnya, harus menjadi bagian dari kehidupan pelayanan Jemaat GMIT Genesaret Danau Ina.
Gubernur mengajak seluruh jemaat GMIT di NTT, bersama gereja-gereja dan seluruh umat beragama, untuk terus membangun semangat peduli, berbagi dan gotong royong bagi masyarakat yang menghadapi bencana. Menurutnya, setiap bentuk bantuan memiliki arti ketika diberikan dengan ketulusan dan kasih kepada sesama.
Sebagai pemerintah daerah, Gubernur mengatakan Pemprov NTT terus mendorong kebersamaan dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan maupun bencana. Ia berharap NTT tidak hanya berkembang dari sisi pembangunan, tetapi juga semakin kuat dalam iman, persaudaraan, kepedulian, solidaritas dan semangat melayani.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur kembali menyampaikan apresiasi kepada panitia pembangunan, para donatur, jemaat dan seluruh pihak yang telah berkontribusi.
Ia berharap Jemaat GMIT Genesaret Danau Ina terus bertumbuh dalam iman, menjadi terang bagi lingkungan sekitar, serta memancarkan kasih Kristus kepada sesama dan memberikan kontribusi bagi kehidupan masyarakat NTT.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menandatangani prasasti peresmian Gedung Kebaktian Jemaat GMIT Genesaret Danau Ina, Klasis Kota Kupang Timur.














