Taman Salib Simbol Keindahan dan Motivasi Lingkungan Hidup di Liliba

Taman Salib Jemaat Emaus Liliba Peringatan Paskah yang Penuh Makna.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Jemaat Emaus Liliba sedang mempersiapkan pembangunan taman salib untuk memperingati Hari Paskah pada Selasa, (8/4/2025), di Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo.

Dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK, Penatua, Dra. Dortje Djungu Lape Pili Robo menjelaskan bahwa Jemaat Emaus Liliba memiliki tujuh lingkungan yang tersebar di tiga rayon, yaitu rayon tiga, delapan, dan sembilan.

Pada perayaan Paskah, panitia yang dibentuk mengusung tujuh tema yang terdiri dari ekonomi, kesehatan, lingkungan, pendidikan dan lapangan pekerjaan, sosial dan masyarakat, hukum, serta politik. Tema politik dipilih untuk lingkungan empat.

Dalam perayaan Paskah tersebut, setiap lingkungan dihimbau untuk membangun taman salib yang mencerminkan tema yang diusung. Kolaborasi antar rayon akan memperkuat terwujudnya taman salib yang damai.

Tema politik yang dipilih bertujuan untuk menggambarkan pandangan Tuhan Yesus tentang politik, yang berhubungan dengan keselamatan umat manusia, bukan politik duniawi.

Sementara itu, Ketua RT 23, Emelyana Tobin, merasa senang karena taman salib yang dibangun di wilayah RT 23/RW 15. Menurut Ketua RT 23, salah satu bentuk inisiatif yang dilakukan sangat baik dari Jemaat Emaus Liliba, khususnya rayon 8, dan memberikan suasana semarak menjelang perayaan Paskah.

Pembangunan taman salib juga mengandung pesan penting mengenai hubungan antara manusia dan lingkungan, yang sesuai dengan ajaran Tuhan.

Emelyana Tobin berharap taman salib tidak hanya menjadi simbol indah dengan lampu yang menarik, tetapi juga memberikan manfaat praktis seperti menyediakan berbagai tanaman.

Hal tersebut dapat menjadi motivasi bagi keluarga-keluarga di sekitar, baik yang beragama Kristen maupun non-Kristen, untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan kehidupan sehari-hari.

Paskah akan dirayakan pada Minggu, (20/4/2025).