Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya, menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41. Kegiatan berlangsung pada Rabu, (23/7/2025), di Lantai 1 Kantor Wali Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Wali Kota dr.Christian Widodo menyatakan pentingnya peran anak sebagai investasi paling berharga dalam pembangunan. dr. Christian Widodo mengutip sebuah pemikiran inspiratif bahwa satu anak, satu guru, satu buku, dan satu pena memiliki kekuatan besar untuk mengubah dunia.
Anak-anak yang dibekali pendidikan dan kasih sayang memiliki potensi untuk membawa perubahan positif, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat dan dunia. Sekecil apa pun perannya, mereka adalah generasi penerus yang akan membentuk masa depan bangsa.
Menurut dr. Christian Widodo, membangun kota bukan hanya menciptakan gedung tinggi, jalan luas, atau fasilitas modern, tetapi juga memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan mendukung perkembangan mereka. Pembangunan kota harus dilihat dari seberapa baik layanan pendidikan, kesehatan, ruang bermain, dan perlindungan yang diberikan kepada anak-anak.
dr. Christian Widodo mengingatkan bahwa Kota Kupang bukan hanya warisan dari masa lalu, melainkan titipan dari generasi mendatang. Pemahaman yang harus membentuk cara berpikir dan bertindak dalam merawat kota, karena kelak anak cucu akan kembali menilai apakah kota menjadi bersih, sehat, berbudaya, dan sejahtera.
Wali Kota dr.Christian Widodo juga menyampaikan bahwa peringatan seperti hari anak sebaiknya tidak terlalu kaku atau dipenuhi protokol panjang. Acara harus dirancang sesuai dengan dunia anak yang dinamis dan menyenangkan. Kegiatan seperti bermain, menari, atau kompetisi ringan justru lebih bermakna dibandingkan seremoni panjang. Hal yang terpenting adalah nilai edukasi dan kesan positif yang mereka dapatkan.
Anak-anak disebut sebagai peniru terbaik. Apa yang mereka lihat dan dengar dari lingkungan akan mereka tiru, mulai dari cara bicara, berjalan, hingga bersikap. Maka diperlukan keteladanan dari orang dewasa agar mereka tumbuh dengan karakter positif.
Setelah memberikan sambutan, Wali Kota menandatangani Komitmen Bersama mendukung program satu tahun prasekolah sebagai bagian dari Wajib Belajar 13 Tahun. Komitmen tersebut juga mencakup penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Hebat untuk membentuk anak-anak yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia. Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Forum Anak Kota Kupang, Anandhyta Bentraf Rihi, menjelaskan kepada wartawan bahwa kegiatan edukasi inspiratif merupakan puncak rangkaian peringatan HAN tahun 2025. Sebelum puncak acara, telah dilaksanakan Konferensi Anak Daerah yang diikuti oleh perwakilan dari kelurahan, rumah ibadah, dan komunitas tingkat kota.
Konferensi tersebut menjadi wadah menyampaikan harapan dan aspirasi anak-anak terhadap peran pemerintah dan masyarakat dalam pemenuhan hak-hak dasar mereka. Perayaan HAN yang kini melibatkan anak-anak dari berbagai sekolah dasar, sesuai fokus utama pada pentingnya pendidikan prasekolah.
Anandhyta Bentraf Rihi menyampaikan harapan agar seluruh anak di Kota Kupang tumbuh dengan percaya diri dan menyadari pada setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Dukungan dari berbagai pihak telah membuka banyak peluang, sehingga semangat untuk terus melangkah dan menjadi terbaik.
Empat hak dasar anak yang perlu dijaga dan dipenuhi dalam setiap aspek pembangunan adalah hak hidup, hak tumbuh kembang, hak perlindungan, dan hak untuk berpartisipasi.














