Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama Wakil Gubernur Johni Asadoma, secara resmi meluncurkan dua buku berjudul Gerak Langkah Pimpinan di Bumi Flobamorata (100 Hari Kerja Melki–Johni di Provinsi NTT) dan Menjahit Asa Pimpinan di Bumi Flobamorata Menuju NTT Centris (Aneka Pariwisata Kunjungan Kerja Melki–Johni di 22 Kabupaten/Kota se-NTT).
Kegiatan peluncuran buku berlangsung pada Jumat, (30/5/2025), di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT.
Dalam sambutannya, Gubernur NTT menyampaikan pandangan bahwa pembangunan di NTT dijalankan oleh manusia-manusia yang hidup dan bekerja di atas tanah Flobamorata.
Melki Laka Lena menyatakan pentingnya pembelajaran yang bersumber dari pengalaman hidup bersama di wilayah NTT sebagai bagian dari satu dunia yang terhubung.
Nilai-nilai Pancasila dipandang sebagai dasar yang mempersatukan masyarakat dalam satu panggung, yaitu semangat kebersamaan dan gotong royong.
Melalui semangat NTT dibangun dengan kolaborasi, kesetaraan, dan keterlibatan semua pihak.
Tidak ada yang dibiarkan tertinggal, karena kemajuan harus ditempuh secara bersama agar hasilnya dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah NTT, Yosef Rasi, menjelaskan, penulisan dua buku tersebut merupakan bagian dari program yang digagas Gubernur NTT.
Kegiatan launching buku memberi ruang kepada aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT untuk menyalurkan gagasan dan kreativitas dalam bentuk karya tulis yang mendukung pembangunan daerah.
Sebagai bagian dari program kerja seratus hari, diluncurkan enam inisiatif percepatan pembangunan yang difokuskan pada transformasi ekonomi daerah:
1. Penguatan peran Posyandu untuk menurunkan angka stunting
2. Pengembangan potensi lokal melalui program satu desa atau kelurahan satu produk berbasis Koperasi Merah Putih
3. Peningkatan daya saing produk lokal melalui Gerakan Beli NTT
4. Persiapan generasi muda menuju pendidikan kedinasan dan perguruan tinggi unggulan
5. Optimalisasi pendapatan asli daerah melalui pemanfaatan aset daerah
6. Reformasi birokrasi serta pengisian jabatan strategis berdasarkan kompetensi dan kebutuhan pelayanan














